Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Agustus 2022 | 21.34 WIB

Tips Merawat Transmisi Manual Sepeda Motor Biar Panjang Umur

Kopling - Image

Kopling

JawaPos.com - Penggerak utama sepeda motor bensin adalah mesin, tetapi tugas mesin hanyalah merubah hasil pembakaran menjadi tenaga putar. Selama terjadi pembakaran maka mesin akan terus berputar, jika mesin langsung dihubungkan ke roda penggerak maka sepeda motor akan terus bergerak.

Oleh sebab itu diperlukan suatu sistem untuk mengatur putaran dari mesin ke roda penggerak, sistem tersebut adalah transmisi. Pada transmisi, ada mekanisme perpindahan gigi sehingga terjadi perubahan perbandingan putaran yang menghasilkan momen dan kecepatan sesuai dengan keinginan pengendara dan kondisi jalan.

Seperti yang kita ketahui, ada dua tipe transmisi yang digunakan pada sepeda motor, yaitu transmisi manual dan transmisi otomatis.

Untuk motor dengan transmisi manual terdapat kopling, komponen inilah yang berfungsi sebagai pemutus dan penyambung tenaga atau putaran dari mesin ke transmisi. Kopling juga membantu agar perpindahan gigi menjadi halus, selanjutnya putaran tersebut akan diteruskan ke final gear yang akan menggerakkan roda yang biasanya dihubungkan oleh rantai.

Seperti halnya komponen mekanikal lainnya, transmisi manual sepeda motor juga perlu dirawat. Berikut tips mudah merawat transmisi manual pada sepeda motor biar panjang umurnya:

Pertama yang harus dilakukan cukup mudah. Bisa dirawat seperti biasa seperti rutin melakukan pergantian oli mesin beserta saringan oli. Hal inu untuk memastikan pelumasan tetap optimal.

Kemudian, pastikan juga olinya sesuai takaran dan sesuai anjuran. Baiknya pakai seperti apa dan oli jenis apa. Gunakan oli mesin sesuai standard yang direkomendasikan oleh pabrikan.

Lanjut, lakukan perawatan pada komponen pemindah daya, seperti melakukan penyetelan pada tuas kopling. Kalau sudah tidak bisa lagi disetel, ganti kampas kopling, kemungkinan komponen kopling sudah aus atau terjadi kerusakan.

Perlu juga untuk secara rutin mengecek kondisi rantai. Jika kotor bersihkan dan berikan cairan pelumas rantai. Cek juga kekencangan rantai, lakukan penyetelan sesuai standard, jangan terlalu tegang, jangan juga terlalu kendor. Ikuti petunjuk penyetelan rantai yang biasanya ada di sticker yang tertempel di swing arm.

Cek kondisi final gear. Jika mengalami keausan segera ganti, lebih baik lakukanlah pergantian satu set (gear dan rantai). Cara memastikannya gampang, lihat apakah gear sudah tajam atau runcing. Kalau sudah, segera ganti, atau bisa juga saat final gear sudah tidak bisa disetel tegang-renggangnya.

Jika komponen perlu diganti, selalu gunakan spare parts asli pabrikan. Jangan gunakan komponen atau spare part abal-abal.

 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore