
Photo
JawaPos.com - Gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022 memasuki detik-detik akhir. Digelar sejak Kamis (31/3) pekan lalu, IIMS 2022 bakal berakhir pada Minggu (10/4) besok.
Banyak hal yang menarik di IIMS 2022. Buat para automotive enthusiast, gelaran tahunan ini boleh dibilang merupakan 'surga di mana mereka bisa melihat-lihat tak hanya kendaraan baru, tapi juga mobil dan motor modifikasi hadir.
Selain itu, di IIMS 2022 juga menampilkan banyak acara seru yang bisa diikuti pengunjung. Belum usai, IIMS 2022 juga menyajikan beragam aksesori kendaraan yang bisa dibeli. Pameran dan jualan mobil klasik juga ada di sini.
Tuksedo Studio memboyong koleksi mobil-mobil klasik hasil re-create mereka ke JIExpo, Kemayoran dari Bali. Di ajang ini, Tuksedo Studio menunjukkan bahwa talenta automotive industry di dalam negeri tak kalah dengan negara lain.
Betapa tidak, Tuksedo Studio membuat mobil mereka dengan cara hand made. Mobil-mobil klasik seperti Porsche 356, Mercedes-Benz Gullwing, Toyota 2000GT dan beberapa mobil eksotis lainnya sukses mereka buat dengan cara tradisional dan perfect, sangat mirip dengan aslinya.
Ditawarkan dengan banderol harga miliaran, Gusti Handoko, Co Founder Tuksedo Studio menerangkan kalau mobil-mobil yang ditampilkan di IIMS 2022 banyak dicari orang. Malahan dari deretan mobil yang ada, sebagian sudah ada pemiliknya.
""Ini semua yang ada disini (dipajang, Red) sudah ada pembelinya. Yang belum jadi pun, seperti Gullwing, juga sudah ada yang berminat," ujarnya kepada JawaPos.com.
Soal harga, Gusti tak pelit menunjukan harga mobil karya Tuksedo Studio. Porsche 356 Speedster misalnya, mobil ini dibanderol Rp 1,75 miliar kemudian ada juga Porsche 356 A Coupe dibanderol Rp 1,85 miliar.
Lanjut, ada Toyota 2000GT yang harganya Rp 2,5 miliar, Porsche 550 Spyder dijual Rp 2 miliar, BMW 507 seharga Rp 2,5 miliar, dan yang paling tinggi adalah Gullwing dengan banderol Rp 4,5 miliar.
Namun soal target, dirinya tak merinci berapa jumlah pesanan yang dibukukan Tuksedo Studio di IIMS 2022. Hal tersebut lantaran memang Tuksedo Studio sendiri membatasi setiap mobil klasik bikinannya, maksimal hanya lima yang diproduksi secara massal.
"Karena waktu produksi dan keterbatasan kita. Satu mobil bisa sampai satu tahun buatnya, kalau banyak-banyak, kewalahan kita. Dan juga kita memang membatasi, untuk menjaga eksklusivitasnya, satu model hanya kita buat lima," tandas Gusti.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
