
Deretan motor custom keren dalam pameran modifikasi motor
JawaPos.com – Membangun motor custom harus mempertimbangkan beberapa hal seperti estetika, kenyamanan, dan keamanan atau safety. Sekeren apapun motor custom tetapi bila tidak memenuhi kenyaman bagi penunggangnya maka akan sia-sia.
Hal ini diungkapkan Hary, penggawa Bengkel modifikasi Gudang Karat pada JawaPos.com, saat ditemui di garasi bengkelnya yang terletak di Jl Bintaro Selatan, Bintaro Sektor 2, Tangerang Selatan, (23/9).
“Motor custom yang keren dan nyaman adalah motor custom yang nggak merubah main framenya. Artinya bangunan struktur bawaan motor tidak mengalami perubahan ekstrim yang menghilangkan struktur dasarnya,” kata Hary yang telah bermain modifikasi sejak tahun 1997.
Motor custom baginya harus mewakili karakter penggunanya, karena itu perlu ada komunikasi intensif antara calon pemilik dan buildernya. Hal ini menjadi langkah awal untuk pematangan konsep atau aliran yang dipilih, termasuk budget yang disiapkan costumer.
"Men-custom motor tidak ujuk-ujuk datang langsung ngomong saya mau model ini dan langsung jalan. Kita harus tanyakan motor model apa yang ia suka, bahannya itu motor apa, dan budgetnya berapa sehigga kita hitung bersama agar konsep tersebut masuk nggak dengan budget yang disiapakan,” ujarnya.
Bila custom tersebut harus merubah frame bawaan maka harus dihitung sedetil mungkin agar terlihat presisi dan nyaman saat ditunggangi. Biasanya setelah kita mengcustom tangki, bodi, sasis dan jelang finalisasi, klien kembali dihubungi untuk mengukur postur untuk disesuaikan dengan motor.
“Biasanya menjelang selesai misalnya ada perubahan frame. Kita akan panggil lagi untuk mengukur posisi riding klien. Kalau nyaman kita teruskan. Biasanya itu dilakukan untuk mengukur posisinya dengan bagian stang dan kakinya pada foot step motor,” jelas pria jangkung itu.
Ia menambahkan pengerjaan motor custom di Gudang Karat biasanya antara tiga bulan dan juga bisa lebih sesuai dengan tingkat kesulitan spare part yang ingin digunakan. Sementara untuk range harga custom minimal Rp 15 juta ke atas.
“Paling kalau pembangunan custom dari sasis tanpa ada bongkar mesinnya, idel 3 bulan. Tapi biasanya bisa lebih, kalau ada pemintaan revisi atau penambaha dari custumer ingin merubah bagian tutup aki, atau cover mesin atau ingin ada pemasangan spare part yang langka,” lanjutnya.
Meski ada batasan tersebut, Hary tidak menutup kemungkinan untuk tetap menggarap motor klien dengan budget minim. Baginya semua hanya butuh komunikasi karena semuanya akan dihitung bersama. “Kalaupun budget minim, yak kita hitung sama-sama, dimana kita harus pangkas penggunaan spare part atau lainnya sehingga harganya masuk. Kuncinya pada komunikasi,” tutupnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
