Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 Juni 2026 | 03.14 WIB

Revolusi Telematika di Era Mobil Listrik, Bukan Sekadar GPS

Adomas Jurenas (kiri), Head of Sales for South Asia at Teltonika’s telematics division. (Nanda Prayoga/JawaPos.com) - Image

Adomas Jurenas (kiri), Head of Sales for South Asia at Teltonika’s telematics division. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)

JawaPos.com - Perusahaan otomotif biasanya lebih banyak memantau konsumsi bahan bakar dan kondisi mesin seperti halnya kendaraan konvensional. Kini, fokus tersebut bergeser ke pemantauan baterai, proses pengisian daya, serta kesehatan sistem kelistrikan kendaraan.

Perubahan kebutuhan tersebut membuat teknologi telematika semakin penting karena mampu menyediakan berbagai data kendaraan secara real-time dan dapat diakses dari jarak jauh.

Namun, implementasi teknologi ini masih menjadi tantangan bagi banyak penyedia layanan lokal.

Adomas Jurenas, Head of Sales for South Asia at Teltonika’s telematics division, menjelaskan, pertumbuhan industri telematika tidak hanya diukur dari bertambahnya jumlah perangkat pelacak GPS yang terpasang, melainkan juga dari kemampuan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi pengguna kendaraan.

“Yang saya maksud dengan pertumbuhan bukan hanya memasang lebih banyak perangkat pelacak (GPS), tetapi juga menghadirkan nilai tambah bagi setiap pemilik kendaraan,” kata Adomas dalam Telematics Summit South Asia di Jakarta, Kamis (4/6).

Menurutnya, banyak perusahaan di South Asia masih menggunakan sistem GPS dasar, yang diantaranya membantu mengetahui posisi kendaraan, menunjukkan riwayat perjalanan, dan memberikan peringatan pelanggaran kecepatan.

“Namun, telematika modern saat ini mampu beroperasi lebih dari itu. Melalui summit ini, kami mengumpulkan para penyedia layanan telematika dari South Asia untuk menunjukkan teknologi yang sudah tersedia saat ini serta bagaimana cara mengimplementasikannya,” ungkap dia.

Dalam kesempatan ini pula, teknologi GPS diperagakan pada berbagai jenis kendaraan dan peralatan, mulai dari mobil, sepeda motor, alat berat, hingga mesin industri khusus.

Sementara itu, Giedrius Adomaitis, Product Owner for E-Mobility Teltonika, mengungkap perkembangan solusi telematika untuk kendaraan listrik. Menurutnya, kendaraan berbahan bakar konvensional dan kendaraan listrik memerlukan sistem pengelolaan yang berbeda.

Dia menjelaskan bahwa kendaraan berbahan bakar fosil masih mengandalkan sensor analog untuk memantau konsumsi bahan bakar, sedangkan kendaraan listrik membutuhkan pendekatan yang lebih digital dan terintegrasi.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore