Ilustrasi oli. (freepik)
JawaPos.com - Buat kamu yang rutin melakukan perawatan kendaraan, memilih oli mungkin terasa sebagai hal yang sederhana. Padahal, kesalahan dalam memilih oli bisa berakibat fatal, mulai dari performa mesin yang menurun sampai kerusakan komponen yang bikin biaya perbaikan membengkak.
Masalah semakin rumit karena peredaran oli palsu kini makin marak, bahkan tampilannya sering dibuat sangat mirip dengan produk asli sehingga sulit dibedakan sekilas. Banyak pemilik kendaraan akhirnya tertipu karena tidak tahu apa saja ciri-ciri oli yang benar-benar baru dan resmi dari pabrikan.
Jika kamu membeli oli secara mandiri, peluang untuk mengenali tanda-tandanya tentu lebih besar. Namun saat kamu mengganti oli di bengkel atau tempat servis, kamu tetap perlu memastikan apakah oli yang dipakai benar-benar asli.
Jangan ragu untuk meminta mereka menunjukkan kemasan oli sebelum dipakai. Dengan mengetahui beberapa ciri dan perbedaan yang cukup jelas antara oli asli dan palsu, kamu bisa melindungi kendaraan dari risiko kerusakan sekaligus menghindari kerugian yang mungkin muncul akibat penggunaan oli berkualitas buruk.
Berikut 5 cara gampang membedakan oli asli dan palsu seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Perhatikan Kondisi Tutup Botol
Langkah pertama adalah mengecek bagian tutup botolnya. Pabrikan oli selalu membuat kemasan dengan tutup sekali pakai dan biasanya dilengkapi seal khusus. Kalau kamu menemukan tutup yang longgar, penyok, atau terlihat pernah dibuka, besar kemungkinan itu bukan oli baru. Cek juga apakah seal pengaman masih utuh, kalau sudah hilang atau rusak, itu tanda yang sangat mencurigakan.
2. Cek Label Pada Botol
Label bisa jadi penanda kuat untuk membedakan asli dan palsu. Oli palsu biasanya menggunakan botol bekas sehingga labelnya tampak kusam atau luntur. Ada juga yang mencetak ulang label dengan kertas stiker murah sehingga warnanya buram dan kualitas cetaknya kurang tajam. Selain itu, oli asli biasanya dilengkapi stiker hologram khusus yang sulit ditiru. Jika tidak ada hologram, kamu wajib curiga.
3. Amati Bentuk dan Kualitas Botol
Botol oli palsu sering kali berasal dari botol bekas yang dibersihkan lalu diisi ulang. Kamu bisa mengenalinya dari banyaknya goresan, penyok, atau permukaan botol yang tampak usang. Untuk memudahkan, biasakan memperhatikan bentuk dan kualitas botol oli asli terlebih dulu. Begitu kamu melihat botol yang berbeda dari standar, kamu bisa langsung curiga.
4. Cocokkan Nomor Produksi
Setiap botol oli asli selalu punya nomor produksi yang tercetak di dua tempat: di tutup botol dan pada badan botol. Kedua nomor ini harus ada dan harus sama. Kalau nomor di tutup tidak ada, atau malah berbeda dengan nomor di botol, itu jelas indikasi oli palsu. Produsen resmi tidak pernah melewatkan detail seperti ini.
5. Kenali Warna dan Bau Oli

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
