
Ilustrasi penggantian oli mesin pada mobil hybrid. (Car From Japan)
JawaPos.com - Kondisi oli yang kering tentu menjadi momok bagi para pengendara mobil. Sebab, oli kering bisa membuat kerusakan pada mesin mobil.
Tentu sebaiknya para pengendara menaruh perhatian pada hal ini. Tujuannya jelas agar bisa lebih berhemat dan tak perlu merogoh kocek terlalu dalam demi terus memperbaiki mesin mobil.
Patut diingat, menjaga kondisi oli pun bukan perkara yang sulit, kamu bisa mengikuti 7 tips ini untuk menghindari kerusakan mesin mobil akibat oli kering!
1. Periksa Level Oli Secara Teratur
Periksa level oli mesin secara teratur untuk memastikan bahwa oli mesin dalam jumlah yang cukup. Periksa level oli saat mesin dalam keadaan dingin dan pastikan untuk menambahkan oli jika levelnya rendah.
Kamu dapat memeriksa level oli dengan menggunakan tongkat pengukur oli yang biasanya terletak di bawah kap mesin.
2. Ganti Oli Secara Teratur
Ganti oli mesin secara teratur sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil. Oli yang sudah lama dapat menjadi kotor dan kehilangan sifat pelumasnya, sehingga dapat menyebabkan kerusakan mesin.
Pastikan juga kamu memilih oli yang sesuai dengan spesifikasi pabrikan mobil dan kondisi penggunaan mobil. Kamu dapat memeriksa buku panduan mobil untuk mengetahui rekomendasi pabrikan tentang interval penggantian oli.
3. Pilih Oli yang Tepat
Pilih oli yang tepat untuk mesin mobil. Pastikan untuk memilih oli yang sesuai dengan spesifikasi pabrikan mobil dan kondisi penggunaan mobil. Oli yang tepat dapat membantu menjaga kinerja mesin dan mencegah kerusakan.
4. Perhatikan Tanda-tanda Oli Kering
Perhatikan tanda-tanda oli kering seperti suara mesin yang berisik, suhu mesin yang tinggi, atau adanya asap dari knalpot. Jika kamu melihat tanda-tanda tersebut, segera periksa level oli dan tambahkan oli jika perlu. Jangan abaikan tanda-tanda tersebut, karena oli kering dapat menyebabkan kerusakan mesin yang serius.
5. Jangan Abaikan Lampu Peringatan Oli
Jangan abaikan lampu peringatan oli pada dashboard mobil. Jika lampu peringatan oli menyala, segera periksa level oli dan tambahkan oli jika perlu. Lampu peringatan oli dapat membantu kamu mengetahui jika ada masalah dengan sistem oli mesin.
6. Periksa Kondisi Filter Oli
Periksa kondisi filter oli secara teratur dan ganti jika perlu. Filter oli yang kotor dapat menyebabkan oli menjadi kotor dan kehilangan sifat pelumasnya. Pastikan untuk memilih filter oli yang sesuai dengan spesifikasi pabrikan mobil.
7. Jangan Memaksakan Mesin
Jangan memaksakan mesin mobil kamu dengan cara mengemudi yang agresif atau membawa beban yang berat. Hal ini dapat menyebabkan mesin menjadi panas dan oli menjadi kering. Pastikan untuk mengemudi dengan hati-hati dan tidak memaksakan mesin.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
