JawaPos.com - Nissan memiliki unit yang sepadan untuk bisa mengimbangi dominasi Honda CR-V dan Mazda CX-5. Mobil berkategori SUV tersebut adalah Nissan X-Trail T32, yang sudah diluncurkan sejak 2014 lalu dan mendapat penyegaran terakhir pada 2019 lalu.
Mobil ini unit bekasnya dapat dikatakan sudah terjangkau. Jika dibandingkan dengan SUV sekelasnya yakni Honda CR-V dan Mazda CX-5, harga mobil bekas Nissan X-Trail dengan kode bodi T32 itu jauh lebih murah.
Namun jangan tergiur hanya karena harga murah. Di berbagai forum diskusi, Nissan X-Trail T32 ini terkenal punya banyak masalah dan kekurangan.
Melansir Caroline, Nissan X-Trail T32, mobil ini memang dikenal dengan performanya yang tangguh dan bisa melewati berbagai medan jalan dengan mudah. Sebagaimana mobil lainnya, Nissan X-trail tidak hanya memiliki kelebihan, tetapi memiliki kekurangan juga.
Kekurangan pertama, meskipun ruang kabin Nissan X-Trail yang luas dapat menampung hingga 7 penumpang, ternyata kursi pada baris ketiga dianggap sempit. Bagi penumpang yang tinggi, duduk di kursi baris ketiga tidak akan memberikan kenyamanan selama perjalanan.
Kekurangan selanjutnya ada pada kualitas kaki-kaki dan setir yang gampang rusak. Mengutip berbagai sumber dan forum diskusi terkait Nissan X-Trail T32, Nissan X-Trail T32 sering mengalami masalah pada power steering.
Dan uniknya ini hanya terjadi pada seri Xtrail saja. Hal ini biasanya menyebabkan keadaan setir yang terasa seperti patah-patah yang disebabkan oleh EPS yang sudah rusak. Maka solusinya adalah harus mengganti EPS atau Electric Power Steering.
Kemudian, masalah juga ada pada sektor mesin dan transmisi. Nissan X-Trail T32 sendiri hadir dengan dua pilihan mesin 2.000 cc berkode MR20DD dan 2.500 cc berkode QR25DE sementara transmisi pada 2.000 cc memiliki pilihan manual dan CVT, sedangkan 2.500 cc hanya CVT saja.
Yang sering bermasalah adalah yang transmisi CVT. Dikeluhkan lemah dan butuh perawatan lebih cepat dibandingkan dengan komponen CVT di mobil lain. Mesinnya juga banyak dikeluhkan kurang bertenaga kendati cc terkecilnya sudah 2.000 cc.
Terakhir yang sering bikin jengkel adalah kerusakan pada AC. Ini sering banget dikatakan oleh bengkel-bengkel AC yang sering menangani Nissan X-Trail T32 yang mana masalah pada AC yang kerap muncul adalah kondisi frosting.
Frosting sendiri adalah masalah dimana evaporator mengalami pembekuan hingga menjadi balok es karena thermistor atau pembaca suhu tidak dapat membaca suhu.
Seharusnya thermistor mampu membaca suhu dengan baik sehingga saat sudah terasa dingin akan memberitahu kompresor sehingga tidak terjadi pembekuan.
Beberapa permasalahan ini ternyata umum terjadi pada keluarga Nissan Xtrail. Jadi masalah AC ini seperti sudah jadi turunan keluarga Nissan X-Trail dan tidak hanya terjadi pada X-Trail saja.