
Rektor ITB, Prof Rheini Wirahadikusumah, Ph.D (kiri) dan President Director of PT HMMI, Mr Bong Kyu Lee (kanan) sepakati kerjasama untuk kembangkan teknologi kendaraan di Indonesia. (Istimewa).
JawaPos.com-PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjajaki langkah kerja sama. Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Hyundai dalam tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Indonesia, dan kali ini lewat jalur penelitian.
Bong Kyu Lee, President Director of PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, menjelaskan, Hyundai terus berupaya menghadirkan pengalaman berkendara terbaik bagi konsumen di Indonesia.
"Lewat kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung, kami berharap dapat berkembang bersama Indonesia untuk melakukan penelitian dalam menghadirkan solusi paling cerdas dan tepat bagi konsumen Tanah Air," jelasnya saat acara penandatanganan MoU Hyundai dengan ITB, Jumat (16/6).
Nota kesepahaman HMMI dengan ITB ini menyepakati berlangsungnya kerja sama selama tiga tahun. Aktivitas akan dimulai dengan riset Pengenalan Suara untuk Bahasa Indonesia antara HMMI R&D dan ITB.
Tujuan riset ini dikatakan untuk melakukan pengembangan fitur yang dapat memberikan keamanan dan kenyamanan berkendara, penyampaian informasi yang cepat dan akurat, dan berkendara yang menyenangkan.
Hal ini diklaim akan sangat membantu ketika tangan dan mata harus fokus dalam posisi berkendara karena fungsi kendaraan dapat bekerja dalam satu perintah suara. Kemudian, riset akan berjalan untuk mengumpulkan beragam data penunjang fitur perintah suara.
Tak kurang dari 2.000 responden akan dilibatkan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan beragam perintah. Dengan kerja sama ini, diharapkan HMMI R&D dan ITB akan berkembang bersama di bidang teknologi kendaraan di Indonesia.
“Kami juga berharap kerja sama ini dapat menjadi sarana transfer of knowledge yang akan membawa kedua belah pihak semakin maju ke depannya khususnya di bidang teknologi yang akan memberikan manfaat bagi Indonesia,” tutup Lee Bong Kyu.
Ketua Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPiK) ITB, Ir. R. Joko Sarwono, M.T, Ph.D. dalam kesempatan yang sama menyebut, dengan semangat kolaborasi, pihaknya berharap akan terwujud kerja sama yang baik untuk melakukan pengembangan-pengembangan. "Kerja sama ini penting untuk knovasi dan teknologi pada masa-masa yang akan datang dan memberikan kontribusi yang besar bagi bangsa dan negara khususnya dalam bidang teknologi suara ucap," jelas Joko.
MoU yang disepakati antara HMMI dan ITB ke depannya akan berjalan secara berkelanjutan. Tujuan utama dari kerja sama ini adalah melaksanakan penelitian-penelitian untuk mengembangkan teknologi dan mewujudkan pengalaman berkendara terbaik untuk masyarakat Indonesia.
Komitmen dan dukungan Hyundai untuk dunia pendidikan tinggi Indonesia sudah terjalin sejak beberapa tahun lalu. Salah satu bentuknya adalah melalui Hyundai Motor Chung Mong-Koo Foundation. Dukungan berupa beasiswa bagi pelajar berprestasi di Indonesia untuk meneruskan pendidikan tinggi di Republik Korea.
Saat ini total 24 orang sedang menjalani masa perkuliahan. Mahasiswa Institut Teknologi Bandung juga termasuk dalam penerima beasiswa. Penerima beasiswa tidak hanya untuk melanjutkan ke jenjang magister tetapi juga dual-degree termasuk di strata Ph.D. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
