Tidak elok rasanya jika melupakan peran dari aparat kepolisian, petugas Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan relawan sosial lainnya. Mereka hadir dari hari pertama menyelamatkan apa yang bisa diselamatkan. Mengevakuasi warga yang terkepung banjir. Hingga kini mereka masih bahu membahu membantu warga. Aparat-aparat itu juga bagian dari keluarga korban. Mereka menempatkan hati nuraninya menyelamatkan para korban.
Derasnya gelombang penggalangan bantuan dari masyarakat sipil karena Pemerintah tidak membuat pernyataan soal tanggap bencana yang cepat. Ditambah ada pernyataan bencana itu hanya mencekam di media sosial. Kondisi disebut telah membaik. Nyatanya, masih ada warga yang belum tersentuh bantuan. Bantuan tidak bisa terkirim karena akses yang putus. Pun ada bantuan, pengiriman hanya dari udara.
Desakan publik terhadap Pemerintah mengerahkan bantuan logistik untuk korban bencana karena para korban adalah masyarakat Indonesia. Mereka punya hak yang sama atas perhatian Pemerintah. Kenapa gerakan bantuan dari pemerintah tidak secepat bencana yang terjadi di daerah lain.
Ini bukan sekadar luka dan bencana di Sumatera Barat. Bukan sekadar rendang yang belum sampai ke lokasi bencana untuk mengganjal perut warga yang berhasil evakuasi. Tapi, luka hati saudara-saudara kita di Sumatera Utara dan Aceh. Mereka lebih miris lagi. Mereka menangis karena bantuan tidak secepat harapannya. Tidak secepat bantuan pemerintah yang mereka lihat di televisi atau media-media sosial.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
