Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Agustus 2024 | 18.16 WIB

Kebangkitan Kembali Kaum Muda

Sebagian kaum muda juga berpikiran bahwa perjuangan melalui jalur politik memberikan harapan yang instan untuk meraih kekuasaan, kemapanan, status sosial, popularitas, dan materi. Sementara perjuangan melalui jalur kultural dianggap investasi jangka panjang yang melelahkan dan berpeluh keringat. Akibatnya, perjuangan melalui jalur kultural sepi peminat. Padahal, bidang garap perjuangan kultural sangat luas. Kaum muda bisa menjadi akademisi, peneliti, entrepreneur, pekerja sosial, pendakwah, penulis, pekerja seni, pegiat budaya, atletik, dan profesional lainnya.

Seiring dengan dinamika politik jelang Pilkada Serentak 2024, gelombang aksi kaum muda dan elemen civil society seakan menemukan momentum yang tepat. Berbagai aksi itu penting dipahami sebagai ikhtiar untuk meluruskan arah kiblat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Simbol kekuatan moral ini penting sebagai kontrol terhadap kelompok elite yang menunjukkan gejala buta aksara moral, serakah, dan haus kekuasaan. Pada konteks inilah keyakinan bahwa sejarah pasti berulang (history repeats itself) benar-benar menjadi kenyataan melalui gerakan aksi kaum muda. (*)


*) Biyanto, Guru Besar UIN Sunan Ampel, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore