
Penampakan halaman Depan media berbahasa asing mingguan Independent Observer sempat ramai diperbincangkan di jagat twitter.
JawaPos.com - Koran Independent Observer mendadak jadi perbincangan di Twitter, karena salah satu edisinya menampilkan judul utama 'New Hope vs Unfulfilled Promises'. Halaman depan media berbahasa asing itu menampilkan dua pasangan capres dan cawapres Prabowo - Sandi dan Jokowi - Ma'ruf.
Saat dikonfirmasi, Bahren salah satu redaksi Koran Independent Observer menegaskan bahwa media massa tersebut bukan milik Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ataupun keluarga Prabowo Subianto.
"Ini tidak ada hubungannya dengan Gerindra dan bukan milik Gerindra," ujar Bahren saat dikonfirmasi JawaPos.com, Jumat (31/8).
Bahren juga mengaku, pemilik Koran Independet Observer adalah seorang pengusaha muda yang melihat ada peluang bisnis untuk membangun bisnisnya di bidang media cetak.
"Punya Bapak Angga dia pengusaha muda, dia tertarik dengan bisnis koran karena ada peluang," katanya.
Koran Independent Observer dikatakannya, adalah koran berita nasional berbahasa inggris dengan skala distribusi nasional yani di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan sekira 20 ribu eksemplar.
"Kita sekitar 20 ribu eksemplar, untuk mencangkup wilayah distribusi kita Jawa, Bali dan NTB," ungkapnya.
Kata dia, koran ini terbit mingguan dan dapat dibeli di toko-toko buku terdekat. Harga jualnya hanya sekira Rp 9500. "Terbitnya mingguan, di toko-toko buku ada," ungkapnya.
Adapun koran ini diterbitkan oleh PT Media Pandu Bangsa. Kantor ini diketahui beralamat di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Selain Koran Independent Observer, PT Media Pandu Bangsa juga memiliki media online dengan nama swaraindonesia.com.
Terpisah, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani membantah bahwa koran tersebut milik partainya. Kata Muzani, itu adalah kepunyaan teman-teman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
"Memang ada beberapa sekelompok orang yang dekat dengan Pak Prabowo mencoba membuat penerbitan setau saya," ujar Muzani di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (31/8).
Muzani juga membantah bahwa pemberitaan tersebut untuk mempromosikan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk Pilpres 2019 mendatang. Koran tersebut hanya untuk memberitakan mengenai situasi yang dihadapi Indonesia saat ini.
"Harian bahasa Inggris kaitannya pasti tidak ada dengan Gerindra langsung. Itu adalah orang yang memiliki kepedulian," pungkasnya.
Sebelumnya diketahui, foto halaman depan Independent Observer itu ramai diperbincangkan di Twitter. Beberapa akun seperti @Jurnalindonesia, @Elisa-CChaidir dan @rendranila sempat meretwitt foto halaman koran tersebut.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
