
Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Sunanto mengatakan, saat ini belum ada transparansi dari partai-partai lain dalam melaporkan dana awal kampanyenya ke KPU.
JawaPos.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah melaporkan awal dana kampanye ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Jumlahnya paling besar dibanding partai-partai lain, yakni sebesar Rp 105 miliar.
Menanggapi itu, Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Sunanto mengatakan, saat ini persoalan transparansi di tubuh parpol masih sangat kurang. PDIP termasuk yang baru berani terbuka.
"Harusnya semua partai berani buka-bukaan soal dana kampanyenya, seperti apa yang dilakukan PDIP," ujar Sunanto keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Senin (24/9).
Sunanto juga mengaku wajar apabila dana kampanye partai itu cukup besar. Sebab realitanya memang biaya kampanye sangatlah mahal. Apalagi proses kampanye 2019 akan memakan waktu lama.
"Setidaknya ada waktu 6-7 bulan sebelum pemilihan dilaksanakan. Selama waktu itu, parpol dan peserta pemilu pasti membutuhkan banyak biaya," katanya.
Lebih lanjut, Sunanto juga mempertanyakan kepada partai-partai lain yang masih belum 'buka-bukaan' dalam melaporkan dana awal kampanye di Pemilu 2019 kepada KPU. Pasalnya tidak mungkin laporan awal hanya nominalnya jutaan saja. Sehingga parpol yang melaporkan dana awal kampanye kecil justru harus dicurigai.
"Semakin kecil pelaporan, potensi manipulasinya makin besar. Artinya makin banyak aktivitas politik non-kampanyenya. Artinya kampanye dilakukan lewat orang lain dan sekoci," tegasnya.
Adapun data awal kampanye partai politik sebagai berikut:
1. PDIP: Rp 105 miliar
2. Partai Gerindra: Rp 75,3 miliar
3. PKS: 17 miliar
4. PBB: 15 miliar
5. PKB: 15 miliar
6. Partai Nasdem: Rp 7,5 miliar
7. PSI: 4,9 miliar
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
