
Ketua Umum Gerindra sekaligus Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tampak lebih sering mengenakan pakaian kemeja safari berkantong empat.
JawaPos.com - Kubu pasangan pilpres nomor 02 memiliki sejumlah pekerjaan rumah untuk mendongkrak elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi. Mengingat dari rilis sejumlah lembaga survei Prabowo-Sandi belum mampu melampaui petahana.
Founder lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio memberi saran agar Prabowo mampu menyalip Jokowi. Salah satunya yakni dengan Prabowo merubah gaya kostumnya. Pasalnya, seragam safari yang selama ini dikenakan mantan Danjen Kopassus itu sudah digunakan sejak pilpres 2014.
"Jika tidak ada perubahan bisa membuat rakyat bosan memandangnya. Kalau saya jadi timsesnya Pak Prabowo hal pertama yang saya ganti dengan dari Prabowo itu adalah kostum, jangan lagi putih, krem, coklat, orang bosen ngeliatnya, masa dari tahun 2014 itu-itu lagi berusaha lah ganti," ujar Hendri di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (21/10).
Misalnya, Hendri mencontohkan, sering sering pakai batik dengan berbagai corak, sering sering pake baju koko (busana muslim) biar orang ngeliatnya fresh, dan yakin bahwa, this is the new Prabowo.
Pengamat politik Unversitas Paramadina Jakarta itu beranggapan Prabowo mesti menyajikan sesuatu yang baru. Terutama untuk menarik simpati para pemilih milenial yang jumlahnya sangat besar. Jika tidak akan sulit melampaui petahana.
"Maksudnya kalau kompetisinya mau ketat ya ubah gaya, kalo gini-gini aja saya rasa sekarang kita udah tahu Aprilnya (Jokowi menang lagi)," jelasnya.
Selain itu materi pidato Prabowo pun harus dirubah. Pernyataan yang kerap menyoroti kekayaan negeri dianggap tidak memberikan efek positif. Pasalnya isu itu sudah digunakan Ketua Umum Partai Gerindra itu sejak pilpres 2014.
"Pesan komunikasi Pak Prabowo ini harus dirubah, kalau hanya gitu-gitu aja kekayaan negeri harus dinikmati harus bisa dinikmati anak negeri, gitu-gitu terus, orang tuh juga akan bingung dan malas, karena kok tidak ada solusi yang lebih presisi untuk melakukan itu," sambung Hendri.
Di sisi lain, lanjut Hendri, isu ekonomi dianggap lebih relevan untuk diangkat oleh kubu 02. Namun isu itu sejauh ini belum gencar diutarakan oleh Prabowo. Selama ini lebih banyak Sandi yang melakukannya.
"Padahal dua capres ini sudah paham bahwa permasalahan terbesar negeri ini saat ini masih tentang ekonomi, artinya harga harga bahan pokok, barang, listrik kemudian BBM, kedua lapangan kerja, bicaranya lebih banyak kesitu sebetulnya. Kita kan belum pernah mendengar Pak Prabowo bicara begitu," tandasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
