Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 September 2018 | 17.09 WIB

Elite PKS Sebut Sandiaga Seperti Ulama

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid saat diwawancarai awak media beberapa waktu lalu - Image

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid saat diwawancarai awak media beberapa waktu lalu


JawaPos.com - Wakil Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid menyebut bakal calon wakil presiden yang diusungnya Sandiaga Uno bisa disebut sebagai ulama. Menurut Hidayat, ‎Sandiaga Uno dalam perilakunya seperti yang sudah diajarkan dalam Alquran. Misalnya puasa sunnah, ibadah salat sunnah, dan silaturahmi dengan sesama umat.


"Belau melaksanakan ajaran agama, puasa Senin-Kamis, salat duha, salat malam, silaturahmi, menghormati orang yang tua, menghormati semuanya, berakhlak yang baik, berbisnis yang baik, itu satu pendekatan yang sangat ulama," ujar Hidayat di Gedung DPR, Senin (17/9).


"Menurut saya sih Pak Sandi itu ya ulama dari kacamata tadi (Alquran). Perilakunya juga sangat ulama, belau melaksanakan ajaran agama," ‎tambahnya.


Menurut Wakil Ketua MPR, kebetulan saja Sandiaga Uno tidak memiliki titel KH. Namun dari segi perilakunya sudah bisa disebut sebagai ulama. Karena ulama juga menjalankan seperti yang ada dalam Alquran.


"Bahwa kemudian beliau tidak bertitel KH karena belau tidak belajar di komunitas tradisional keulamaan," katanya.


Hidayat mengatakan, Alquran yang dimaksud Sandiaga bisa disebut sebagai ulama adalah, yakni surat Al Fatir dan As Syuro. Dalam surat tersebut disebutkan dua ciri ulama. Pertama mengerti ilmu sejarah, dan kedua paham tentang pengetahuan alam.


Sekadar informasi, beberapa waktu lalu Presiden PKS Sohibul Iman juga menyebut Sandiaga sudah layak disebut sebagai seorang santri. Walaupun selama ini mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini tidak mengenyam pendidikan santri di pondok pesantren.


"‎Saya kira beliau memang hidup di alam modern, tetapi beliau melewati proses spritualiasi dan Islamisasi. Sehingga bisa dikatakan Sandiaga Uno sebagai sososl santri di era pos-islamisme," kata Sohibul beberapa waktu lalu.‎


Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore