
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto di Istana Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Siapa calon wakil presiden yang dinilai layak mendampingi Joko Widodo (Jokowi) dalam kontestasi Pilpres 2019 semakin mengemuka. Beberapa petinggi partai yang tergabung dalam koalisi pengusung Jokowi dan relawan Jokowi, sudah angkat bicara.
Bahkan tak tanggung-tanggung, Presiden Jokowi pun sudah memberi sinyal kalau dirinya sudah mengantongi nama siapa yang akan menjadi pendampingnya.
Satu sinyal yang paling hangat menjadi pembicaraan di masyarakat adalah yang dilontarkan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri. Megawati ketika itu bertemu Jokowi di Istana Batu Tulis, Bogor, Minggu (8/7) lalu.
“Pada momentum tepat, dan dalam cuaca yang cerah, secercah cahaya ketika matahari terbit dari timur,” begitu kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menirukan Megawati.
Terkait pernyataan tersebut, Pengamat Politik dan Kebijakan Publik dari Pusat Kajian Politik dan Kebijakan (PKPK) Muhammad Saifullah mengatakan, apa yang disampaikan Megawati merupakan sinyal yang cukup kuat. Yakni sebagai rujukan dalam mencoba menebak siapa yang bakal mendampingi Jokowi nanti.
“Secercah cahaya ketika matahari terbit dari timur merupakan pesan kuat dari Megawati. Bila pendamping Jokowi berasal dari Indonesia Timur. Atau menyiratkan sosok itu berasal dari Timur," ungkap dia kepada JawaPos.com, Rabu (11/7).
“Bila dianalisa lebih jauh, pertimbangan politik yang dirujuk oleh Jokowi memang cukup komprehensif dan tidak hanya sebatas partai atau ketokohan semata," lanjut dia.
Menurut Saiful, dalam tradisi politik Indonesia, pertimbangan politik seperti ini menjadi hal yang harus dilakukan calon presiden. Pasalnya saat ini kedudukan seorang wakil presiden juga menjadi penting.
Pertimbangan lain yang harus dijawab oleh Jokowi yakni bahwa calon pendampingnya nanti adalah sosok yang mampu menyelesaikan masalah. Bukan malah menjadi beban politik Jokowi dikemudian hari.
"Misalnya, sosok itu memiliki banyak musuh politik atau tidak bisa diterima oleh kelompok-kelompok politik tertentu. Idealnya, cawapres Jokowi adalah tokoh atau figur yang bisa diterima oleh semua kalangan”, imbuhnya
Mahfud MD, TGB, dan Amran
Menurut Saiful, ada beberapa nama yang bisa dikaitkan di sana. Mahfud MD misalnya, bisa dikategorikan sebagai tokoh yang mewakili pulau Jawa, terutama Jawa Timur dan Pulau Madura.
"Dia juga punya reputasi baik dalam karirnya di Mahkamah Konstitusi. Basis suara juga bisa diambil pada kantong-kantong NU mengingat Machfud juga seorang tokoh NU”, ujar Saiful yang juga peneliti di PKPK tersebut.
Figur yang juga berasal dari Timur yakni TBG yang saat ini menjadi gubernur NTB. Nama TGB mencuat ketika dia dengan terbuka menyatakan dirinya mendukung Jokowi di pilpres 2019 nanti.
"Padahal sebelumnya dia dikenal sebagai salah satu tokoh yang sering melakukan kritik di pemerintahan dengan gerakan 212-nya dan berasal dari partai di luar pemerintahan yakni Demokrat," ungkap dia.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
