Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juli 2019 | 17.48 WIB

Survei LSI Denny JA, 4 Gubernur Populer Layak Capres

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Presiden dan Wapres terpilih baru saja ditetapkan. Kini nama-nama yang berpotensi menjadi calon presiden 2024 sudah dimunculkan. Empat gubernur dengan popularitas tinggi diyakini bisa bersaing dalam puncak kontestasi politik nasional lima tahun mendatang itu.

Peluang empat gubernur itu didasarkan pada hasil survei LSI Denny J.A. tentang 15 capres potensial pada Pilpres 2024. Gubernur yang masuk radar capres potensial adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Photo

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat memasuki Graha Amerta RSUD dr Soetomo.
Dia memberikan support kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini agar segera bisa beraktivitas lagi. (Robertus Risky/Jawa Pos)

Rully Akbar, peneliti LSI Denny J.A., mengatakan bahwa para gubernur itu berpeluang menjadi capres karena popularitas mereka di atas 25 persen. Selain popularitasnya yang cukup tinggi, empat tokoh politik itu merupakan kepala daerah dari empat provinsi dengan populasi penduduk terbanyak di Indonesia.

Meski populasi pemilihnya tidak sebanyak ketiga daerah lain, DKI Jakarta selalu menjadi sorotan media. "Kepala daerah di Jakarta punya kesempatan ekspos media yang lebih banyak dibanding daerah lain," terang Rully saat konferensi pers di kantor LSI Denny J.A., Rawamangun, Jakarta Timur, kemarin (2/7).

Dia menyatakan, perbincangan mengenai Pilpres 2024 mulai menyeruak karena pada Pilpres 2024, tidak ada lagi capres petahana (incumbent). Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa maju lagi sebagai capres karena sudah dua kali terpilih.

Gubernur DKI Jawa Barat Ridwan Kamil (Jawa Pos Photo)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)

Menurut Rully, ada tiga kriteria yang harus terpenuhi untuk menjadi suksesor Jokowi pada 2024. Pertama, memiliki tingkat pengenalan di atas 25 persen. Kedua, berasal dari empat sumber rekrutmen, dan yang terakhir mempunyai potensi. "Kepala daerah merupakan salah satu sumber rekrutmen yang masuk dalam kategori," tuturnya.

Selain kepala daerah, ada pula nama tokoh partai politik yang berpotensi menjadi cawapres lima tahun mendatang. Mereka adalah Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, Airlangga Hartarto, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Puan Maharani, dan Muhaimin Iskandar.

Untuk tokoh yang berasal dari jenjang jabatan pemerintahan, ada empat yang berpeluang. Yaitu, Sri Mulyani (menteri keuangan), Budi Gunawan (kepala BIN), Tito Karnavian (Kapolri), dan Gatot Nurmantyo (mantan panglima TNI).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat memasuki Graha Amerta RSUD dr Soetomo. Dia memberikan support kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini agar segera bisa beraktivitas lagi. (Robertus Risky/Jawa Pos)

Gubernur DKI Jawa Barat Ridwan Kamil (Jawa Pos Photo)

Satu tokoh lagi disebut sebagai sosok kejutan yang belum muncul dari semua sumber rekrutmen. Namun, kategori itu perlu dimasukkan berdasar pengalaman Pilpres 2014. Saat itu, Jokowi adalah tokoh yang tidak masuk radar capres 2014. Namun dua tahun menjelang pilpres, Jokowi muncul sebagai salah satu figur baru yang sangat diperhitungkan.

"Pilpres 2024 masih lima tahun lagi. Namun, pilpres yang tidak akan diikuti oleh petahana mengharuskan semua capres potensial untuk segera pasang kuda-kuda dan berkampanye lebih awal," tutur dia.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore