
Photo
JawaPos.com - Rekrutmen guru honorer diusulkan untuk ditiadakan dan menjadikan semuanya berstatus calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini pun dikatakan Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim tidak dapat dilakukan.
Satriwan Salim menyampaikan apabila pemerintah daerah (pemda) sebagai penanggung jawab rekrutmen guru PPPK tidak mengusulkan formasi, maka hal itu tidak bisa dilakukan. Apalagi untuk membayar gaji guru PPPK yang menyerap anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Perlu alokasi khusus untuk menjalankan rencana tersebut.
"Kalau mau pakai pukul rata seperti ini gabisa uang daerah saja, mereka tidak mengusulkan kok formasi PPPK, gatau tau kita mem-PPPK-kan semuanya," ujar dia kepada JawaPos.com, Jumat (26/3).
Oleh karena itu, ia merasa bahwa jika semua guru berstatus calon PPPK, tidak akan berjalan dengan baik. Untuk itu perlu ada komunikasi yang baik antara pemerintah pusat dan pemda mengenai rekrutmen guru.
"Saya rasa tidak bisa untuk di PPPK kan semua, makanya kami mendorong komunikasi yang baik antara pemerintah pusat dengan daerah, yakinkan daerah sosialisasi dari awal ini kan untuk PPPK saja daerah yang mengusulkan itu (rekrutmen PPPK 2021) hanya 523 ribu untuk tahun ini, padahal kuotanya ada 1 juta jadi tidak mudah untuk mem-PPPK-kan semua," imbuhnya.
Dia mengatakan bahwa guru honorer itu juga status administrasinya berbeda-beda, seperti kategori 2 (K2), honorer daerah diluar K2, ada yang honorer sekolah negeri dan swasta. Jadi perlu ada keselarasan antara pemerintah pusat dan pemda apabila hendak melaksanakan hal itu.
"Kata kuncinya ada di pemerintah daerah dan ada di Kemendikbud, KemenPAN-RB, termasuk Kemendagri, Kemenkeu, komitmen mereka saya tidak bisa menyalahkan pemda karena apa, karena buruknya komunikasi antara pemerintah pusat dengan pemda, makanya formasi yang di usulkan di daerah-daerah itu ya hanya setengah 523 ribu itu dan belum tentu lulus semua gitu," pungkas dia.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
