
Hasil Musyawarah Nasional (Munas) alim ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama merekomendasikan agar orang nonislam tidak disebut lagi kafir.
JawaPos.com - Ketua Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif Nahdlatul Ulama (NU) Junaidi Arifin mengatakan bahwa pihaknya akan bergabung dalam Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Namun, ada satu syarat, yakni penyelenggaraan POP harus ditunda hingga tahun depan. Pasalnya, kata dia, dengan program yang belum matang ini, Kemendikbud harus melakukan evaluasi dengan teliti terhadap program tersebut.
"LP Ma‘arif NU meminta kepada Kemendikbud untuk mematangkan konsep POP dan menunda pelaksanaannya tahun depan. LP Ma'arif NU mempertimbangkan untuk bergabung dalam POP tahun depan setelah mempelajari dan mencermati revisi konsep POP," ujarnya.
Akan tetapi, jika pihak Kemendikbud tetap bersikeras untuk melaksanakan POP, maka LP Ma'arif NU akan mengambil keputusan untuk mundur secara permanen dari program yang menjadi polemik tersebut. "Apabila Kemendikbud memaksakan POP dilaksanakan tahun ini make LP Ma'arif NU menyatakan tidak bergabung dalam POP Kemendikbud," ujar dia.
Meskipun tidak bergabung dalam POP, lembaga yang fokus pada pendidikan, bahkan sebelum kemerdekaan ini akan terus meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Kembali ia menegaskan, yaitu untuk tidak menghitung lembaganya dalam POP.
"Tahun Ini LP Ma'arif NU tetap melaksanakan peningkatan kapasitas kepala sekolah dan guru serta Inovasi pendidikan secara mandiri. Karena dilaksanakan secara mandiri, maka LP Ma‘arif NU minta kepada Kemendikbud untuk tidak mencatumkan LP Ma‘arif NU PBNU dalam daftar penerima POP tahun ini," pungkasnya. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
