
Ratusan wisatawan di Gili Trawangan ketika akan dievakuasi usai terjadinya gempa beberapa waktu lalu. Saat ini, kondisi Lombok berangsur-angsur stabil.
JawaPos.com - Para relawan dari lembaga kemanusiaan yang menangani bencana gempa bumi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan wilayah tersebut mulai aman. Para wisatawan tak usah ragu untuk berkunjung ke sana.
“Secara umum Lombok sudah aman dikunjungi, karena Lombok ini daerah wisata dan unggulan Indonesia, jadi ke sana kalau mau berkunjung tadi membantu silakan sekarang bisa datang ke lokasi-lokasi wisata,” ujar Chief Marketing Officer Rumah Zakat Irvan Nugraha saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin (24/9).
Dengan banyaknya kunjungan masyarakat dan turis, para korban yang saat ini memasuki tahap recovery atau pemulihan tentunya akan terbantu. Sebab, lokasi wisata tersebut merupakan sumber penghasilan mereka, mulai dari bisnis travel, hotel ataupun motel, membuka warung, dan menjual souvenir.
Sayangnya, sejak gempa bumi terjadi, tak jarang wisatawan yang mengurungkan rencana kunjungannya. “Ya sebulan, praktis karena nggak ada pengunjung nggak ada penghasilan. Dari kondisi itu, yuk, datang ke sana, berwisata lagi, karena itu masyarakat perekonomian di Lombok,” kata dia.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu lagi khawatir, karena para relawan siap sedia. Terutama dalam mengedukasi bagaimana menghadapi gempa yang sekarang sudah relatif jarang dan lebih kecil.
“Berbelanja dan bertransaksi di sana akan mempercepat ekonomi di sana pulih kembali,” terang Irvan.
Sementara itu, Vice President Philanthropy Network Department Aksi Cepat Tanggap (ACT) Rini Maryani menuturkan, tempat-tempat yang terkenal, seperti Gili Trawangan dan Sembalun masih bisa dinikmati keindahannya.
“Sembalun itu kan alamnya indah banget ya, jadi agak kontras nih, bukit-bukit dengan langit yang bagus, di bawahnya puing-puing. Jadi kontras tuh kalau kita ambil foto, bengong sendiri. Karena di bawahnya tenda-tenda gitu,” tuturnya pada kesempatan yang sama.
Dia berharap, para korban bisa mulai kembali membangun ekonomi demi kehidupan yang lebih baik ke depannya. Melalui kunjungan turis dan wisatawan, tentunya hal itu akan mempermudah mereka.
“Masyarakat sudah mulai bangun ekonomi dari tempat wisata lagi. Lombok Utara itu kan di bawah Rinjani ya, mereka (pengungsi) itu rata-rata jadi guide turis, jadi tour guide. Mereka sudah mulai. Mereka rata-rata profesinya itu,” pungkas Rini.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
