
Bencana gempa yang melanda Lombok menyisakan persoalan pelik. Ya, selepas diguncang gempa, masyarakat di sana kini mengalami kemiskinan.
JawaPos.com - Bencana gempa bumi yang menimpa masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyisakan angka kemiskinan yang tinggi. Pasalnya, para korban kehilangan aset-aset yang dimiliki, termasuk rumah dan kendaraan.
Berdasarkan data yang dihimpun Aksi Cepat Tanggap (ACT), mereka mencatat angka kemiskinan yang ada sebelum gempa tersebut sudah mencapai 30 persen. Tak heran, daerah yang paling luluh lantah juga akibat bangunan yang memang dibangun seadanya.
“Jadi nggak heran, rumahnya pun dibangunnya sedapatnya. Jadi begitu digoyang gempa sedikit, hancur, (karena) nggak layak,” ujar Vice President Philanthropy Network Department Aksi Cepat Tanggap (ACT) Rini Maryani kepada JawaPos.com di kawasan Jakarta Selatan, Senin (24/9).
Sebagai relawan yang terjun langsung di lokasi ketika bencana, dia mengaku mendengar banyak keluh kesah yang diutarakan warga. Mereka kini semakin kesulitan.
“Biasanya habis bencana itu ada kemiskinan mendadak. Orang banyak miskin massal. Karena tiba-tiba hancur, mereka tadinya punya aset,” tuturnya.
Bukan hanya para orang tua yang merasakan kehilangan aset yang semasa hidup butuh perjuangan untuk mendapatkannya, melainkan juga anak-anak mereka. Meskipun dengan kalimat bergurau, kisah yang diungkapkan mereka tentu menyayat hati.
“Bercandaannya anak-anak pengungsian bilang, ‘kak, dia mah punya mobil, dia orang kaya’. Terus kata anak yang ini, ‘itu kan dulu, kan rumah aku hancur, mobil aku penyet’,” kata Rini menirukan anak-anak korban gempa Lombok.
Oleh karena itu, segala bentuk bantuan atau donasi masih sangat dibutuhkan para korban. Para relawan pun berharap lokasi wisata di Lombok kembali ramai, sebab dengan begitu, ekonomi warga bisa cepat pulih.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
