
DIBURU APARAT: Dua orang yang diduga anggota KKB naik ke puing pesawat sambil menunjukkan senjatanya. (SEBBY SEMBOM FOR CEPOS)
JawaPos.com - Aparat Kepolisian terus mendalami kasus pembacokan yang berujung gugurnya dua anggota TNI AD bernama Prada Ardi Yudi Ardiyanto dan Praka Muhammad Alif Nur yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di seputaran penggalian material di ujung Bandara Nop Goliat, Dekai, Kabupaten Yahukimo, Selasa (18/5) lalu.
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyampaikan, pihaknya enggan terburu-buru dalam menangani kasus ini. Kapolda mau memberikan kesempatan kepada penyidik dan pasukan Brimob yang dibawa pimpinan Dansat Brimob.
“Sudah ada gambaran kelompok mana yang melakukan pembacokan. Menjurus ke pelaku penyerangan staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang terjadi pada agustus 2020 lalu,” ungkap Kapolda Mathius Fakhiri saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group), Kamis (27/5).
Mathius menjelaskan, dalam penyerangan tersebut menyebabkan staf KPU bernama Henry Jovinski meninggal dunia. “Kita akan pastikan setelah laporan lengkap dari teman teman tim yang sedang saya kirim di Yahukimo,” katanya.
Untuk mengusut kasus ini, anggota reserse, Dansat Brimob dan Intel telah diberangkatkan ke Yahukimo. Dansat Brimob menurut Fakhiri yang menyusun langkah taktis untuk melakukan penindakan. Sementara dari reskrim membantu penyidik untuk bagaimana menggali semua bahan-bahan keterangan yang dibuat dalam laporan polisi dan proses pemeriksaan.
“Teman-teman intel menggali semua informasi berkaitan dengan kejadian yang sesungguhnya, sehingga kita melakukan pemetaan siapa sih kelompok sebenarnya. Apakah ada keterkaitan dengan kasus staf KPU atau ini muncul pentolan baru yang nanti mengklaim dirinya sebagai Kodap baru,” terangnya.
Baca juga: Kembali Berulah, KKB Papua Bakar Puskesmas Hingga Sekolah
Sementara itu, untuk situasi di Yahukimo dan Pegunungan Bintang menurut Kapolda kondusif. Aktivitas masyarakat menurutnya berjalan seperti biasa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
