
Vera Simanjuntak, kekasih Brigadir J diperiksa di Mapolda Jambi. (Istimewa)
JawaPos.com - Kekasih Brigadir Joshua atau Brigadir J, Vera Simanjuntak, mengungkap Brigadir J menerima ancaman pembunuhan. Ancaman itu terjadi seminggu sebelum tewasnya Brigadir J.
Kekasih Brigadir Joshua atau Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat, Vera Simanjuntak, sempat bercerita kekasihnya mendapat ancaman pembunuhan sebelum tewas di rumah Irjen Ferdy Sambo.
Cerita Vera Simanjuntak ini diungkap oleh pengacara Vera yaitu Ramos Hutabarat. Ramos menuturkan dirinya mendapat cerita langsung dari kliennya.
Berdasarkan pengakuan kekasih Joshua Simanjuntak ini, ancaman itu diterima Brigadir Joshua sepekan sebelum tewas. “Kalau untuk ceritanya itu (ancaman pembunuhan), jadi memang ada diceritakan, tetapi sejak kapannya itu ada sekitar satu minggu-an lah ada pembicaraan-pembicaraan yang memang mengarah ke sana,” kata Ramos Hutabarat kepada wartawan usai mendampingi Vera menjalani pemeriksaan di Polda Jambi, Minggu (24/7).
Ramos mengatakan percakapan terakhir antara Vera Simanjuntak dan Brigadir J terjadi pada Jumat (8/7) sekitar pukul 16.43 WIB. Sementara klaim pihak kepolisian, Brigadi Joshua tewas pada Jumat (8/7) sekitar pukul 17.00 WIB di rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo. “Terakhir percakapan itu pada pukul 16.43, hari Jumat tanggal 8 Juli,” ujar Ramos Hutabarat seperti dikutip PojokSulsel (Jawa Pos Group), Senin (25/7).
Sebelumnya, kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir Joshua, Kamarudin Simanjuntak mengklaim telah menemukan rekaman elektronik terkait dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Joshua.
Dalam jejak digital yang ditemukan Kamarudin Simanjuntak itu, Brigadir Joshua terlihat ketakutan dan menangis. Kamarudin menyebut rekaman elektronik atau jejak digital yang menunjukkan Brigadir Joshua ketakutan dan menangis itu terjadi pada Juni 2022 lalu. “Itu rekaman elektronik teknisnya akan kami ungkap nanti,” kata Kamarudin, Minggu (24/7).
“Satu hal yang perlu diinformasikan adalah kami sudah menemukan jejak digital dugaan pembunuhan berencana, artinya ada rekaman elektronik,” tegas Kamarudin pengacara keluarga Brigadir Joshua ini.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
