
Photo
JawaPos.com - Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Suharyanto mengimbau agar masyarakat mencegah penyebaran Covid-19 varian XBB subvarian dari Omicron dengan tetap taat protokol kesehatan, serta berhati-hati meskipun berada di ruangan terbuka, dikutip dari ANTARA.
"Dalam kesempatan baik ini, saya mengimbau bapak ibu tetap hati-hati waspada, di tempat terbuka sudah boleh tidak pakai masker, tapi di ruang tertutup pakai masker, sakit batuk pilek pakai masker," ujar Suharyanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Ia mengatakan disamping bencana alam, ada bencana non alam yang ditangani oleh BNPB selaku Satgas Covid-19 nasional selama dua tahun terakhir.
"Indonesia termasuk negara terbaik dalam menangani pandemi Covid-19 dan hampir saja di akhir bulan akan diumumkan penghentian PPKM. Tapi ternyata muncul virus varian XBB subvarian dari Omicron, mengakibatkan lonjakan kasus baru," ujarnya.
Untuk itu, Suharyanto mengimbau kepada masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, mengantisipasi penyebaran varian virus XBB, yang mana pandemi saat ini belum dinyatakan hilang dari Indonesia.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
