
Suasana pusat perbelanjaan di Bekasi Jawa Barat, Selasa (31/8/2021). Pemerintah kembali melonggarkan aturan-aturan dalam perpanjangan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Terutama pada aturan kegiatan di pusat perbelanjaan atau mall.
JawaPos.com - Pada momentum libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan peninjauan beberapa lokasi yang diindikasikan ramai mobilitas masyarakat di Kota Bekasi, Jawa Barat. Salah satunya di Mall Summarecon Bekasi untuk meninjau penerapan protokol kesehatan.
Menurutnya, pelaksanaan protokol kesehatan di pusat perbelanjaaan telah berjalan dengan baik, tiap pintu masuk juga terdapat barcode aplikasi PeduliLindungi. Dirinya juga turut mengecek penerapan aplikasi PeduliLindungi di dalam bioskop dan kapasitas yang diterapkan di studio sudah tepat.
"Pengunjung pusat perbelanjaan sudah mulai banyak. Apalagi bertepatan hari libur dengan kemungkinan terjadinya lonjakan pengunjung," ungkapnya dalam keterangannya, Senin (27/12).
Seperti diketahui, berdasarkan Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021, operasional pusat perbelanjaan, restoran, bioskop dan tempat wisata hanya diizinkan dengan kapasitas maksimal 75 persen dan hanya untuk orang dengan kategori hijau di aplikasi PeduliLindungi.
Karena itu, dia meminta pengelola pusat perbelanjaaan menerapkan pembatasan kapasitas dengan ketat dan memantaunya melalui aplikasi PeduliLindungi agar pengunjung tidak membludak dan mencegah penularan Covid-19.
"Di sini penerapan Aplikasi PeduliLindungi sudah bagus. Tadi terpantau pengunjung sudah di atas kapasitas. Jadi beberapa kali mall ini ditutup sementara untuk mereka yang ingin berkunjung karena masih banyak yang berbelanja dan menonton," jelas dia.
Muhadjir mengatakan, pergerakan orang di Indonesia sudah sangat normal dibarengi dengan kasus Covid-19 yang semakin landai. Menurutnya, hal ini sangat bagus untuk pemulihan ekonomi nasional, namun dia meminta masyarakat tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan.
"Kita harus tetap waspada tinggi karena Covid-19 belum betul-betul bisa kita tundukan di Indonesia ini. Apalagi dengan adanya varian baru Omicron kita harus semakin meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan," pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
