
TANPA KEGIATAN: Gedung Rektorat ITS tampak lengang. (Dimas Maulana/Jawa Pos)
JawaPos.com - Tak akan ada aktivitas perkuliahan di lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) hingga 10 Januari mendatang. Sejak Jumat (25/12), diterbitkan peraturan lockdown. Seluruh kegiatan civitas academica dilakukan secara daring. Hal itu dilakukan untuk mencegah timbulnya klaster baru Covid-19.
Kepala Unit Komunikasi Publik ITS Anggra Ayu Citra menerangkan, penutupan sementara itu sebenarnya memperhatikan kondisi Surabaya yang masih rawan persebaran Covid-19. ’’Jadi, ini mencermati perkembangan Covid-19 di Surabaya yang masih tinggi. Keputusan untuk lockdown ada sejak 24 Desember,” ungkapnya.
Nah, kebetulan, pada 25 Desember, hasil swab dari Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng positif Covid-19. ’’Maka, pas juga untuk segera ditutup,” paparnya. Ruang kelas, workshop, hingga laboratorium dibersihkan dari aktivitas manusia. ’’Hanya medical center yang buka. Karena melayani kesehatan,” ujar Anggra.
Sejak kemarin, pihak kampus mulai melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan disinfektan ke berbagai ruangan. ’’Satgas Covid-19 juga melakukan tracing ke kolega rektor maupun dosen yang pernah berkontak langsung dengan Pak Rektor. Nantinya akan dilakukan tes PCR (polymerase chain reaction),” katanya.
Saat ditanya berapa jumlah orang yang positif, dia menyebut hanya rektor bersama sang istri.
Anggra menambahkan, penutupan itu membuat sistem pelayanan administrasi dimaksimalkan lewat daring lagi. ’’Mulai pengajaran, pengurusan berkas, hingga pelayanan kemahasiswaan. Jadi, semua work from home dan study from home,” ujarnya.
Baca Juga: Saya Ndak Mau Hidup Hanya untuk Menimbun Harta
Penutupan itu merupakan yang kedua dilakukan. Sebelumnya, pada awal Maret, kampus ditutup berkat kebijakan dari Kemendikbud untuk mencegah klaster di dunia pendidikan. Satgas Covid-19 ITS secara rutin terus melakukan pengawasan pergerakan dan kontak di sesama civitas academica.
’’Kami pun tak lupa mengimbau pentingnya penerapan protokol kesehatan di ruang publik bahkan domestik sekali pun. Kami gencarkan lewat media sosial dan website,” tambahnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=tRrCs9Bt4Wg

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
