Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 November 2026 | 04.44 WIB

Kapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Polri dan Imigrasi Perkuat Deteksi Buronan Internasional

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat meluncurkan aplikasi Interpol Global Hit Alert System di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11). (Mabes Polri) - Image

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat meluncurkan aplikasi Interpol Global Hit Alert System di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11). (Mabes Polri)

 
JawaPos.com
- Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meluncurkan aplikasi Interpol Global Hit Alert System (I-GHAS 24/7) di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11/2026). Aplikasi hasil kolaborasi Polri dan Direktorat Jenderal Imigrasi tersebut ditujukan untuk memperkuat pengawasan buronan internasional dan pelaku kejahatan lintas negara di seluruh pintu masuk Indonesia.

Peluncuran dilakukan bersama Kadivhubinter Polri Irjen Pol Untung Widyamoko dan Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko.

Dalam sambutannya, Kapolri menjelaskan fungsi I-GHAS 24/7 sebagai sarana mempercepat pertukaran informasi antara petugas imigrasi dan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri.

“Ini adalah terobosan yang dilakukan secara kolaboratif antara Polri dan Ditjen Imigrasi. Tentunya ini untuk memperkuat pengawasan buronan internasional dan juga pelaku lintas negara di pintu perlintasan Indonesia,” ujar Kapolri.

Melalui aplikasi tersebut, petugas imigrasi dapat terhubung langsung dengan Divhubinter Polri menggunakan jaringan Interpol yang mencakup 196 negara. Sistem ini memungkinkan kecocokan data buronan segera diverifikasi untuk kemudian dikoordinasikan penanganannya.

Kapolri juga memaparkan sejumlah keberhasilan pengungkapan kasus yang melibatkan kerja sama lintas negara. Di antaranya penangkapan buronan Interpol terkait tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Bandara Soekarno-Hatta, penggagalan penyelundupan 1,6 ton ketamin, hingga pengungkapan laboratorium gelap.

Kapolri menegaskan pentingnya dukungan teknologi untuk meningkatkan kemampuan aparat dalam menangani kejahatan lintas negara.

“Tentunya hal ini perlu kita perkuat dengan teknologi yang senantiasa lebih cepat, lebih tepat untuk identifikasi dan kecepatan dalam penanganannya,” tegasnya.

Pengembangan I-GHAS 24/7 selanjutnya direncanakan mencakup pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dan integrasi data biometrik pada 2027. Kapolri meminta seluruh jajaran mempersiapkan personel serta memastikan keandalan sistem tersebut.

Sementara itu, Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko menyampaikan apresiasi atas inisiatif Divhubinter Polri dalam menghadirkan aplikasi tersebut.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore