Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Agustus 2026 | 23.20 WIB

Karhutla Kalimantan Kian Masif, BMKG Ungkap Alasan Asap Tembus Negara Tetangga

Para prajurit TNI memadamkan api di lokasi karhutla. Belasan ribu personel dikerahkan untuk membantu penanganan karhutla di berbagai daerah Indonesia. (TNI) - Image

Para prajurit TNI memadamkan api di lokasi karhutla. Belasan ribu personel dikerahkan untuk membantu penanganan karhutla di berbagai daerah Indonesia. (TNI)

JawaPos.com - Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Kalimantan menembus wilayah negara tetangga akibat terikut pola pergerakan angin musiman regional. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi fenomena sebaran asap lintas batas tersebut murni didorong oleh dinamika atmosfer rutin yang sedang berlangsung.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan, fenomena penyeberangan asap antarnegara ini murni dipengaruhi oleh faktor alamiah pergerakan udara regional.

"(Asap karhutla sampai ke negara tetangga) Karena terbawa angin. Angin musiman yang rutin terjadi," ujar Ardhasena, Senin (24/8).

Ardhasena menambahkan, seluruh skema penanganan teknis serta mitigasi dampak sebaran asap karhutla saat ini berada di bawah koordinasi penuh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

BNPB Minta Negara Tetangga Fokus Solusi Kolaboratif

Merespons potensi sebaran asap lintas batas (transboundary haze), BNPB mengimbau negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura untuk memprioritaskan penanganan bersama ketimbang memperdebatkan asal-usul asap secara spekulatif.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BNPB, Berton Pandjaitan, menegaskan bahwa bencana karhutla tidak mengenal batas administratif maupun teritorial negara.

"Jadi pendekatan kita bukan saling menyalahkan, tetapi bagaimana masing-masing negara melakukan upaya maksimal di wilayahnya dan bersama-sama mengurangi dampak asap lintas batas," tegas Berton, Minggu (23/8).

Berton juga menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia sangat memahami kekhawatiran negara tetangga dan telah mengarahkan alokasi sumber daya berskala besar di titik-titik krusial.

"Yang perlu kami sampaikan, Indonesia saat megerahkan sumber daya yang sangat besar untuk mengendalikan karhutla," lanjutnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore