
Ilustrasi bendera Israel. (Pexels/cottonbro studio)
JawaPos.com - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) angkat bicara terkait dugaan keberadaan sejumlah warga negara Israel yang tinggal hingga menjalankan usaha di Bali. Pemerintah menyebut proses masuknya warga Israel ke Indonesia memiliki mekanisme khusus dan melibatkan sejumlah instansi.
Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenimipas, Eko Budianto, mengatakan penerbitan visa bagi warga negara Israel tidak hanya menjadi kewenangan Imigrasi. Proses tersebut membutuhkan persetujuan dari sejumlah lembaga terkait.
Menurut Eko, warga negara Israel yang hendak masuk ke Indonesia secara resmi harus melalui proses verifikasi dan persetujuan dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kejaksaan, Kepolisian, Badan Intelijen Strategis (BAIS), hingga Badan Intelijen Negara (BIN).
Karena prosesnya cukup ketat, jumlah warga negara Israel yang memegang visa resmi untuk masuk Indonesia disebut sangat terbatas.
Baca Juga:Pernah Lihat Jembatan Tangga di Tengah Jalan Puncak? Berikut Sejarahnya hingga Jejak Soekarno
"Salah satunya adalah Israel. Jadi verifikasinya tidak kemudian dari Imigrasi, persetujuannya tidak hanya dari Imigrasi," kata Eko dalam konferensi pers di Kantor Kemenimipas, Jakarta, Rabu (12/8).
Eko juga mengungkap hasil pengecekan petugas Imigrasi terhadap warga negara Israel yang tinggal dan menjalankan usaha di Bali. Dari pemeriksaan tersebut, sebagian di antaranya diketahui memiliki kewarganegaraan ganda.
Kondisi tersebut membuat mereka tidak selalu menggunakan paspor Israel ketika mengajukan visa maupun saat memasuki wilayah Indonesia. Mereka dapat menggunakan paspor dari negara lain yang juga menjadi kewarganegaraannya.
"Ini yang menjadi isu di luar negeri, sehingga warga negara-warga negara Israel rata-rata, kadang-kadang mereka itu punya kewarganegaraan lain," ungkapnya.
Eko menyebut petugas menemukan sejumlah warga tersebut menggunakan dokumen perjalanan dari negara lain. Beberapa di antaranya tercatat menggunakan paspor Portugal, Jerman, hingga Yunani.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
