
Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla membuka Rakernas Tahun 2026 Pimpinan Pusat (PP) Pagar Nusa di Jakarta pada Rabu (29/7). (Istimewa)
JawaPos.com - Banyaknya jumlah massa dan kader di Nahdlatul Ulama (NU) tidak semata karena kaderisasi yang dilakukan secara internal oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Ormas itu menjadi besar tidak terlepas dari peran organisasi sayap atau organisasi otonom. Di NU misalnya terdapat Pagar Nusa, organisasi otonom di bidang pelestarian seni bela diri pencak silat.
Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla mengatakan, kontribusi Pagar Nusa yang selama ini tidak hanya berperan dalam pelestarian seni bela diri pencak silat, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam kaderisasi, penguatan karakter, dan pengamanan berbagai agenda strategis NU.
"Pentingnya menjaga persatuan dan kekompakan seluruh badan otonom Nahdlatul Ulama sebagai kekuatan utama dalam merawat jam’iyah, memperkuat khidmah kepada umat, serta menjaga marwah organisasi di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Ulil Abshar Abdalla pada Kamis (30/7).
Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Pagar Nusa menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2026. Rakernas itu menjadi forum konsolidasi nasional dalam rangka menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama Ke-35.
Rakernas itu dibuka oleh Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla. Dia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kekompakan seluruh badan otonom Nahdlatul Ulama sebagai kekuatan utama dalam merawat jam’iyah, memperkuat khidmah kepada umat, serta menjaga marwah organisasi di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.
Rakernas dihadiri oleh jajaran Pengurus Harian Pimpinan Pusat Pagar Nusa, Dewan Khos, para Ketua Pimpinan Wilayah Pagar Nusa dari berbagai provinsi, serta unsur-unsur organisasi yang memiliki tanggung jawab dalam menyukseskan pelaksanaan Muktamar NU Ke-35.
Ketua Umum PP Pagar Nusa, Muchamad Nabil Haroen menuturkan, Rakernas merupakan forum strategis untuk menyatukan visi dan langkah organisasi menjelang Muktamar NU.
Apalagi tema rakernas yang diusung tahun ini mengandung makna bahwa seluruh kader Pagar Nusa harus terus merajut ikhtiar melalui kerja kolektif. Selain itu meneguhkan khidmah sebagai orientasi utama pengabdian, serta menjaga marwah Nahdlatul Ulama dengan mengedepankan persatuan, kedisiplinan, dan loyalitas terhadap keputusan organisasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022