Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Juli 2026 | 06.49 WIB

Kejagung Kembali Kondusif Usai Digeruduk Massa Aksi yang Menuntut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditampilkan ke Publik

Situasi Kejagung kembali kondusif usai digeruduk massa aksi, Rabu (22/7) malam. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Situasi Kejagung kembali kondusif usai digeruduk massa aksi, Rabu (22/7) malam. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Situasi di sekitar Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, dipastikan telah kembali kondusif pada Rabu (22/7) malam. Arus lalu lintas serta aktivitas warga di kawasan tersebut kembali berjalan normal setelah sempat digeruduk oleh massa unjuk rasa sejak siang hingga malam hari.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 22.43 WIB, arus kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melintas tanpa hambatan.

Pahad, 35, seorang penjual kopi keliling di sekitar lokasi, mengungkapkan bahwa massa aksi telah memadati area gedung sejak pukul 13.00 WIB.

"Pas malam jam 18.30 WIB, mulai ada bakar-bakar ban. Cuma enggak terlalu besar, langsung dipadamkan sama petugas," ujar Pahad, Rabu (22/7).

Meski begitu, massa tetap melanjutkan aksi mereka. Massa baru membubarkan diri sekitar pukul 20.00 WIB.

"Jam 20.00 WIB mereka bubarkan sendiri. Gak ada paksaan dari petugas," terangnya.

Sorot Keberadaan Febrie dan Tudingan Tebang Pilih

Sebelumnya diberitakan, aksi demonstrasi tersebut dipicu oleh sorotan tajam masyarakat terhadap penanganan hukum yang dinilai tebang pilih. Massa yang mengatasnamakan Jaringan Intelektual Hukum Nasional mendatangi Korps Adhyaksa untuk mempertanyakan transparansi penanganan kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Massa mendesak Kejagung bersikap terbuka dengan menampilkan keberadaan Febrie Adriansyah ke publik, sebagaimana perlakuan terhadap tersangka kasus korupsi pada umumnya.

Direktur Jaringan Intelektual Hukum Nasional, Riswan Siahaan, menyuarakan kekecewaannya atas perbedaan perlakuan hukum dalam kasus ini. Ia membandingkan posisi Febrie dengan tersangka lain dari pihak swasta, Don Ritto, yang sudah ditahan.

"Hari ini saya bersama kawan-kawan menyampaikan aspirasi terkait peristiwa yang bermuka di publik terkait eks Jampidsus yang sampai hari ini tidak tahu kejelasannya di mana," kata Riswan di Kejagung, Rabu (22/7).

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore