
Jenazah pilot PT AMA Air yang ditembak di Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis (2/7) disemayamkan usai dievakuasi dari lokasi kejadian. (Polri)
JawaPos.com - Pembakaran pesawat dan penembakan pilot PT AMA Air di Lapangan Terbang (Lapter) Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan diselidiki oleh Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz. Polisi menduga pelaku adalah grup baru dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Kepala Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Operasi Damai Cartenz Kombes I. G. G. Era Adinata menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan penyelidikan sejak peristiwa pembakaran pesawat dan penembakan pilot terjadi pada Kamis (2/7). Beberapa saksi sudah diperiksa.
”Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kami menyimpulkan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata Bakusip. Kelompok ini merupakan kelompok baru yang dipimpin oleh M. Mbalingga,” terang Kombes Era Adinata dikutip pada Sabtu (4/7).
Dari hasil penelusuran melalui berbagai sumber, termasuk media sosial (medsos), kelompok itu kerap mengasosiasikan diri berada di bawah Elkius Kobak. Dia adalah salah seorang pentolan KKB atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang berbasis di wilayah Yahukimo.
”Dalam sejumlah unggahan media sosial, yang bersangkutan (M. MBalingga) mengaku sebagai bagian dari kelompok pimpinan Elkius Kobak di wilayah Yahukimo,” terang Era Adinata.
Namun demikian, saat ini pihaknya masih terus mendalami keterkaitan Kelompok Bakusip dengan Kelompok Elkius Kobak. Sebab, keduanya sama-sama mengeluarkan keterangan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa di Lapter Balinggama.
”Selain itu, kami memperoleh dokumentasi berupa foto pelaku yang berdiri di atas pesawat PT AMA yang telah terbakar. Berdasarkan identifikasi, pelaku tersebut dipastikan adalah M. Mbalingga,” jelasnya.
Berdasar data Satgas Operasi Damai Cartenz, Kelompok Bakusip tergolong baru. Saat ini, petugas masih mengidentifikasi persenjataan yang dipakai oleh kelompok itu. Polisi mengakui, sebelum pembakaran pesawat dan penembakan pilot terjadi, sempat keluar ancaman terhadap aktivitas penerbangan di Yahukimo.
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengakui telah menembak pilot berpaspor Amerika Serikat (AS), Nicholas F. Gosselin di Lapangan Terbang (Lapter) Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Kamis (2/7).

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
