Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Juni 2026 | 22.38 WIB

Perkuat Pengendalian Risiko Anggaran MBG, Pimpinan BGN Sowan ke BPKP

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari. (Istimewa) - Image

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari. (Istimewa)

JawaPos.com - Tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan kunjungan ke kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Jumat (26/6).

Kunjungan dilakukan dalam rangka memperkuat pengendalian risiko dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Sebagai Auditor Internal Pemerintah, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) adalah mitra strategis Badan Gizi Nasional (BGN), oleh karena itu, hari ini, Jumat tanggal 26 Juni 2026, Kepala BGN dan para Wakil Kepala BGN melakukan kunjungan ke BPKP. Pimpinan BGN memaparkan apa saja rencana perbaikan tata Kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan juga perbaikan internal Badan Gizi Nasional sebagai instansi pelaksana program," kata Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari melalui akun instagramnya, @agustinaarumsari.official, Jumat.

Dalam pertemuan itu, Kepala BPKP M Yusuf Ateh memberikan banyak masukan terkait langkah perbaikan yang dilakukan BGN, di antaranya mendiskusikan risiko, mitigasi risiko, dan pengendalian internal yang diperlukan atas perbaikan yang sedang dan akan dilakukan BGN.

"Sebagai orang yang lebih dari 40 tahun berkecimpung di pemerintahan dan pernah memimpin reformasi birokrasi berbagai instansi pemerintah, Bapak Yusuf Ateh menyampaikan pesan kepada Pimpinan BGN "Setiap perubahan pasti akan membawa guncangan, jika perubahan tidak membawa guncangan, justru kita harus bertanya apakah kebijakan baru yang diambil itu benar. Yang penting perubahan itu bertujuan memberikan manfaat yang lebih besar dan tidak ada konflik kepentingan"," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, Tiga pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) mulai melakukan konsolidasi internal. Dalam rapat perdana itu, fokus utama yang akan dilakukan adalah efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Hal utama yang telah kami bahas dan kami siapkan rencana kerjanya adalah menuju pada efisiensi anggaran,” kata Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam konferensi pers di Kantor BGN, Kamis (4/6) sore

Menurut dia, meskipun anggaran program MBG saat ini tersisa Rp268 triliun setelah mengalami pemangkasan, BGN masih berupaya mencari ruang penghematan tanpa mengurangi sasaran penerima manfaat.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore