
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari. (Istimewa)
JawaPos.com - Tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan kunjungan ke kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Jumat (26/6).
Kunjungan dilakukan dalam rangka memperkuat pengendalian risiko dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Sebagai Auditor Internal Pemerintah, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) adalah mitra strategis Badan Gizi Nasional (BGN), oleh karena itu, hari ini, Jumat tanggal 26 Juni 2026, Kepala BGN dan para Wakil Kepala BGN melakukan kunjungan ke BPKP. Pimpinan BGN memaparkan apa saja rencana perbaikan tata Kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan juga perbaikan internal Badan Gizi Nasional sebagai instansi pelaksana program," kata Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari melalui akun instagramnya, @agustinaarumsari.official, Jumat.
Dalam pertemuan itu, Kepala BPKP M Yusuf Ateh memberikan banyak masukan terkait langkah perbaikan yang dilakukan BGN, di antaranya mendiskusikan risiko, mitigasi risiko, dan pengendalian internal yang diperlukan atas perbaikan yang sedang dan akan dilakukan BGN.
"Sebagai orang yang lebih dari 40 tahun berkecimpung di pemerintahan dan pernah memimpin reformasi birokrasi berbagai instansi pemerintah, Bapak Yusuf Ateh menyampaikan pesan kepada Pimpinan BGN "Setiap perubahan pasti akan membawa guncangan, jika perubahan tidak membawa guncangan, justru kita harus bertanya apakah kebijakan baru yang diambil itu benar. Yang penting perubahan itu bertujuan memberikan manfaat yang lebih besar dan tidak ada konflik kepentingan"," lanjutnya.
Sebelumnya diberitakan, Tiga pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) mulai melakukan konsolidasi internal. Dalam rapat perdana itu, fokus utama yang akan dilakukan adalah efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Hal utama yang telah kami bahas dan kami siapkan rencana kerjanya adalah menuju pada efisiensi anggaran,” kata Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam konferensi pers di Kantor BGN, Kamis (4/6) sore
Menurut dia, meskipun anggaran program MBG saat ini tersisa Rp268 triliun setelah mengalami pemangkasan, BGN masih berupaya mencari ruang penghematan tanpa mengurangi sasaran penerima manfaat.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
