Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Juni 2026 | 00.05 WIB

Momen Pengendara Protes Bunyikan Klakson di Jalan Sudirman: Sebel Sama Prabowo Gibran

Mahasiswa membawa sejumlah kertas yang berisi meminta pendapat para pengguna jalan Jendral Sudirman, Jumat (12/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Mahasiswa membawa sejumlah kertas yang berisi meminta pendapat para pengguna jalan Jendral Sudirman, Jumat (12/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Meski masih dihadang, mahasiswa tak habis akal menyarankan aksi protes mereka terhadap pemerintah. Sejumlah mahasiswa UI membawa sejumlah kertas yang berisi meminta pendapat para pengguna jalan.

Terdapat tiga kertas yang bertuliskan:
"Klakson kalau kalian sebel sama Prabowo Gibran (dalam bentuk foto)".
"Klakson kalau kalian cape bayar pajak mahal".
"Klakson kalo kalian cape jadi WNI".

Sambil memegang tulisan, mahasiswa menyinggung Presiden Prabowo yang sering kali kunjungan ke luar negeri.

"Duit pajak kita cuma dipakai ke Prancis temen-temen. Klakson temen-temen, suarakan suara kalian," ujar salah satu mahasiswa beralmamater Universitas Indonesia.

Ketiga tulisan itu ditunjukkan kepada pengendara yang melintasi jalan Jendral Sudirman, Jumat (12/6). Tulisan itu pun direspon pengendara dengan membunyikan klakson mereka beramai-ramai. Suara itu pun dibalas dengan sorakan apresiasi dari ribuan mahasiswa.

"Terus klakson. Suarakan suara kalian," kata mahasiswa.

Ribuan Mahasiswa Dihadang Aparat Menuju Bundaran HI

Di balik aksi kreatif tersebut, situasi di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, sebenarnya masih memanas pada Jumat (12/6) sore. Langkah ribuan mahasiswa dan aliansi masyarakat sipil yang hendak menggelar aksi unjuk rasa tertahan dan dicegat aparat gabungan di depan Gedung UOB. Diperkirakan sekitar 1.000 mahasiswa tertahan di titik tersebut.

Akibat pencegatan masif ini, arus lalu lintas di Jalan MH Thamrin menuju arah Bundaran HI terpaksa ditutup total. Sementara itu, jalur arah sebaliknya masih dibuka oleh petugas, meski kondisinya terpantau padat merayap akibat menumpuknya kendaraan.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan alias Athof, mengungkapkan kekecewaan mendalam atas tindakan represif serta blokade sepihak yang dilakukan oleh aparat. Padahal, pihak mahasiswa mengklaim telah melayangkan surat pemberitahuan resmi untuk menggelar aksi damai di Bundaran HI. Namun, aparat di lapangan justru memaksa mereka untuk mengalihkan lokasi demonstrasi.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore