
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendorong diaspora Indonesia di Rusia untuk berperan langsung dalam mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.
Hal ini disampaikannya dalam pertemuan dengan Duta Besar RI untuk Rusia, Jose A.M. Tavares, dan komunitas diaspora di Moskow, Minggu (31/5). Dalam pemaparannya, Menko AHY merinci sejumlah program strategis nasional yang memerlukan percepatan.
Fokus utamanya mencakup pembangunan Giant Sea Wall di Pantai Utara Jawa dengan nilai investasi mencapai USD 80 miliar, Program Pembangunan 3 Juta Rumah, serta pengembangan jaringan perkeretaapian lintas pulau berbasis Transit Oriented Development (TOD).
Baca Juga:Usai Tinggalkan Persija, Allano Lima dan Emaxwell Souza Dirumorkan Gabung Klub Super League Lain
Program pendukung lainnya meliputi penataan permukiman nelayan melalui Gerakan Indonesia ASRI, penguatan ketahanan air, serta penerapan penuh kebijakan jalan, Zero Over Dimension Over Load (Zero ODOL) pada 2027.
Untuk merealisasikan dan memaksimalkan dampak ekonomi dari program tersebut, pemerintah mengajak diaspora untuk mengoptimalkan peran mereka. Menko AHY mengharapkan WNI di Rusia dapat bertindak sebagai mitra distribusi dan penghubung bisnis riil untuk memperluas jaringan bisnis.
Pemerintah Indonesia saat ini tengah memacu ekspor produk perikanan, kopi, rempah-rempah, dan hasil maritim ke pasar Rusia. Untuk itu, diaspora didorong untuk membentuk asosiasi pengusaha yang dapat menjadi distributor resmi di Moskow, St. Petersburg, dan kota-kota lainnya guna mengatasi kendala teknis seperti logistik dan fasilitas rantai pendingin (cold chain).
Selain perdagangan, diaspora juga diharapkan mampu menjembatani transfer pengetahuan, promosi investasi, dan kemitraan di sektor energi serta kemaritiman.
Pertemuan lintas batas ini merupakan agenda awal sebelum Menko AHY menghadiri Konsultasi Bilateral II bersama Ketua Dewan Maritim Rusia, Nikolai P. Patrushev.
Kunjungan kerja ini merupakan tindak lanjut langsung dari Deklarasi Kemitraan Strategis yang disepakati oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin pada 19 Juni 2025, yang mencakup 18 sektor kerja sama strategis antara kedua negara.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
