Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 Juni 2026 | 00.36 WIB

Ryamizard Ryacudu: Mantan Menhan dan Calon Panglima TNI yang Dianulir

Ryamizard Ryacudu saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan). Ryamizard tutup usia hari ini Minggu (31/5), di RSPAD Gatot Soebroto. - Image

Ryamizard Ryacudu saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan). Ryamizard tutup usia hari ini Minggu (31/5), di RSPAD Gatot Soebroto.

JawaPos.com - Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dikabarkan meninggal dunia, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada Minggu (31/5). Ryamizar menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 14.03 WIB.

Kabar wafatnya tokoh militer Indonesia itu dibenarkan oleh Karo Infohan Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Rico Ricardo Sirait.
 
"Benar, kami mendapat informasi berita duka cita, bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini, Minggu 31 Mei 2026 pukul 14.03 WIB di RSPAD," kata Rico Ricardo Sirait kepada wartawan, Minggu (31/5).

Ryamizard dikenal sebagai salah satu tokoh militer senior yang memiliki perjalanan karier panjang di lingkungan TNI. Selain menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada periode 2014–2019, ia juga pernah menduduki berbagai posisi penting di TNI Angkatan Darat, termasuk sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Ryamizard merupakan putra Musannif Ryacudu, seorang perwira TNI AD yang dikenal dekat dengan Presiden pertama RI Soekarno. Dalam kehidupan pribadinya, Ryamizard menikah dengan Nora Tristayana, putri dari Wakil Presiden (Wapres) ke-6 RI, Try Sutrisno.

Karier militernya dimulai setelah menempuh pendidikan di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Ia kemudian mengikuti Sekolah Khusus Calon Perwira pada 1985–1986. Pengembangan karier militernya berlanjut dengan menempuh pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat pada 1991.

Nama Ryamizard juga pernah menjadi sorotan ketika diusulkan sebagai calon Panglima TNI pada penghujung masa pemerintahan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.

Namun, seiring pergantian pemerintahan kepada Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pencalonannya dibatalkan. Pada akhirnya, jabatan Panglima TNI diberikan kepada Djoko Suyanto pada 2006.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore