Ilustrasi bayi.(Dok. Freepik)
JawaPos.com - Slamet, ayah F,22, santriwati yang viral mengaku hamil hingga melahirkan tanpa berhubungan badan, mengaku menyesal bayi yang dilahirkan anaknya diadopsi orang lain. Kendati demikian, karena cucunya sudah diadopsi secara resmi oleh seorang keluarga di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dia pun hanya bisa pasrah meratapi keputusan yang disepakatinya bersama keluarga.
"Bayinya ganteng. Ya, ada rasa sedikit menyesal harus kami serahkan ke pengadopsi, siapa tahu nanti dia jadi orang besar atau wali. Tapi kalau tetap di sini, ya tahu sendiri bagaimana lah. Nanti anak saya jadi dibully terus," ucapnya, dikutip dari Metropekalongan, Sabtu(27/5).
Slamet hanya berharap publik tak lagi membesarkan isu ini. Sebab kondisi mental F makin hari kian drop. Padahal awalnya, kata dia, F malah yang menguatkan Slamet.
"Awalnya malah dia yang menguatkan saya agar menerima kejadian ini dan mengajak menghadapi bersama. Tapi makin ke sini makin viral. Anak saya makin drop. Sekarang sudah saya larang lihat media sosial. Saya juga tidak lihat berita dan medsos," bebernya.
Fakta viralnya seorang santriwati berinisial F,22, di Pekalongan yang mengaku hamil hingga melahirkan tanpa berhubungan badan, satu persatu mulai terkuak. Dokter klinik yang membantu persalinan sang santriwati mengatakan, jika F melahirkan pada Desember 2025 silam di Klinik dr. Imamah, Kecamatan Doro. F melakukan persalinan hanya ditemani kedua orang tuanya, tanpa didampingi pihak yang mengaku sebagai ayah sang jabang bayi.
"Iya, pasien datang pada tanggal 13 Desember 2025 pukul 22.00 dalam kondisi bukaan sudah lengkap (tinggal melahirkan). Pukul 22.30 bayinya lahir," terang dr. Imaamah Muqodassah.
Ia mengungkapkan, bayi tersebut seperti bayi pada umumnya dan dalam kondisi sehat. Berat badannya 2,9 kilogram, lingkar kepala 31 cm, lingkar dada 31 cm, dan panjang badan 48 cm.
"Kalau hasil identifikasi kami, usia kehamilan pasien itu 39 minggu. Dia juga belum pernah melahirkan sebelumnya, jadi itu persalinan pertamanya. Juga belum pernah keguguran," rincinya.
Imaamah juga menyebut, saat tiba di klinik hingga proses persalinan selesai, pasien hanya didampingi kedua orang tuanya. Tidak ada pihak yang mengaku ayah dari bayi pasien.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
