
Desa Kedungkebo Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan dihebohkan dengan kabar warganya yang hamil lewat mimpi. (Dok Netizen/Rada Pekalongan)
JawaPos.com - Kasus santriwati berinisial F, 22, di Kabupaten Pekalongan yang diklaim hamil dan melahirkan tanpa berhubungan seksual terus menyedot perhatian publik. Menanggapi fenomena tak biasa ini, Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) langsung angkat bicara dan menyoroti kondisi psikologis korban.
Komnas Perempuan mendesak pemerintah daerah setempat melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A dan PPKB) Pekalongan untuk segera turun tangan memberikan perlindungan intensif bagi F.
Komisioner Komnas Perempuan Devi Rahayu menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas situasi pelik yang tengah dihadapi oleh F dan keluarganya. Menurutnya, prioritas utama saat ini adalah memberikan ruang aman bagi F yang kini rentan mengalami tekanan mental.
Baca Juga:PN Jakpus Bakal Live Streaming Sidang Pembelaan Nadiem Makarim, Batasi Kapasitas Ruang Persidangan
Devi menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan haruslah bersifat personal dan berfokus sepenuhnya pada pemulihan korban.
"Keadaan yang menimpa pada F dikuatirkan merupakan keadaan dimana telah mengalami ancaman maupun tekanan dari pihak tertentu," ujar Devi Rahayu kepada JawaPos.com, Senin (25/5).
Soroti Dampak Stigma Masyarakat dan Framing Media
Alur penanganan kasus ini dinilai perlu kehati-hatian tingkat tinggi. Komnas Perempuan mengkhawatirkan adanya dampak sosial yang masif, mengingat klaim kehamilan di luar nalar ini telah memicu kegemparan di tengah masyarakat Pekalongan.
Stigma negatif serta sorotan media yang berlebihan dikhawatirkan justru akan memperburuk kondisi psikis F dan keluarga besarnya.
"Sebaiknya sebelum peran perangkat desa, tokoh masyarakat dan aparat berwajib diperlukan proses pendampingan bagi F dan keluarga yang bertujuan untuk memberikan jaminan perlindungan dan pemulihan," tambah Devi.
Awal Mula Kasus Santriwati Hamil di Pekalongan
Sebelumnya, warga Desa Kedungkebo, Kecamatan Karangdadap, Pekalongan, geger oleh kabar kehamilan F. Pihak keluarga mengklaim bahwa santriwati tersebut melahirkan tanpa pernah melakukan hubungan seksual dengan pria mana pun.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
