
Amien Rais. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan video yang diunggah Amien Rais mengenai Presiden Prabowo Subianto termasuk hoaks dan mengandung unsur fitnah serta ujaran kebencian.
Menurut Komdigi, narasi dalam video itu dinilai tidak berbasis fakta dan cenderung merendahkan martabat kepala negara. Konten tersebut juga dianggap sebagai bentuk provokasi yang berpotensi memicu keresahan publik hingga mengancam persatuan.
“Ruang demokrasi digital adalah ruang adu gagasan bukan ruang memproduksi konten kebencian yang menyerang martabat manusia manapun,” ungkap Komdigi dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (3/5).
Lebih lanjut, Komdigi menegaskan akan menindaklanjuti persoalan ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Mereka mengingatkan bahwa pihak yang membuat maupun menyebarluaskan video tersebut secara sadar dapat dikenai sanksi, merujuk pada UU ITE No. 1 Tahun 2024 Pasal 27A dan Pasal 28 ayat (2).
“Komdigi mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga ruang digital yang sehat, produktif dan aman. Pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk mendorong literasi digital dan memastikan bahwa kebebasan berekspresi berjalan seiring dengan tanggung jawab,” ungkapnya.
Sebelumnya, Amien Rais mengunggah video berdurasi sekitar delapan menit di kanal YouTube pribadinya pada Kamis (30/4).
Dalam tayangan tersebut, ia menyinggung hubungan antara Presiden Prabowo Subianto dan Teddy Indra Wijaya, yang disebutnya melampaui batas profesional.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
