
Kepala BGN Dadan Hindayana/(Istimewa)
JawaPos.com – Indonesia mulai mengedepankan strategi jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan gizi dan perubahan pola hidup guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Melalui Badan Gizi Nasional (BGN), pemerintah mengadaptasi pendekatan yang telah lama diterapkan di Jepang, yang terbukti mampu mendorong peningkatan tinggi badan sekaligus kualitas kesehatan masyarakat secara signifikan.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebut Jepang sebagai contoh sukses dalam penerapan intervensi gizi yang terstruktur dan berkelanjutan.
“Jepang itu sudah melakukan makan bergizi hampir 100 tahun. Kita lihat dalam kurun waktu sekitar 50 tahun, tinggi badan rata-rata laki-laki Jepang naik dari 159 cm menjadi sekitar 170 cm,” ujar Dadan dalam Forum U25 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum PTN-BH yang dihadiri para rektor dari 24 PTN-BH di Makassar, Senin (27/4).
Dadan menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak hanya terlihat dari peningkatan tinggi badan, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat dalam menjalani gaya hidup sehat.
Pada tahap awal, intervensi dilakukan melalui penyediaan makanan bergizi, kemudian diperkuat dengan edukasi hingga akhirnya menjadi kebiasaan.
“Awalnya intervensi, setelah itu edukasi, dan pada akhirnya menjadi kebiasaan gaya hidup sehat. Itu yang terjadi di Jepang,” katanya.
Dadan juga menyoroti tren di Jepang dalam dua dekade terakhir, di mana peningkatan tinggi badan justru disertai penurunan berat badan. Hal ini dinilai sebagai indikator terbentuknya pola hidup sehat yang seimbang.
“Sekarang kita lihat, tinggi badan naik, tapi berat badan turun. Artinya gaya hidup sehat sudah terbentuk,” tambahnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
