
Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) di lingkungan Sekretariat Tetap BNPP RI yang berlangsung di Lapangan Utama Kantor BNPP, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026). (Istimewa)
JawaPos.com - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) di lingkungan Sekretariat Tetap BNPP RI yang berlangsung di Lapangan Utama Kantor BNPP, Jakarta Pusat, Jumat (13/3).
Pada kesempatan di Ramadan 1447 Hijriah ini, bukber yang mengusung tema “Silaturahmi Ramadan Memperkuat Sinergi dan Persahabatan di Kawasan Perbatasan”, dihadiri jajaran internal BNPP RI, kementerian/lembaga, hingga perwakilan negara sahabat.
Adapun dalam momentum ini, BNPP RI turut membagikan bingkisan sembilan bahan pokok (sembako) kepada pegawai serta menyalurkan santunan kepada 50 anak yatim piatu yang diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris BNPP RI.
Mewakili Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Kepala BNPP RI, Sekretaris BNPP RI Komjen Pol. Makhruzi Rahman menyampaikan amanat Menteri Tito yang menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi yang bermakna, tidak hanya secara internal, tetapi juga dalam mempererat hubungan kelembagaan dan persahabatan antarnegara.
“Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi Ramadan, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan meningkatkan kinerja, khususnya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita sebagai abdi negara,” ujar Komjen Pol. Makhruzi.
Ia menambahkan, bahwa Indonesia berbagi kawasan perbatasan darat dan laut dengan sejumlah negara sahabat. Karena itu, pengelolaan perbatasan tidak hanya menyangkut penegasan batas wilayah, tetapi juga pembangunan konektivitas, peningkatan kesejahteraan masyarakat perbatasan, serta penguatan hubungan persahabatan antarbangsa.
Komjen Pol. Makhruzi juga mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia telah memiliki 15 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang berfungsi sebagai pusat pelayanan terpadu dengan standar internasional.
Kehadiran PLBN tersebut dinilai bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol komitmen negara dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus memperkuat citra Indonesia di kawasan perbatasan.
“Kawasan perbatasan bukan sekadar garis batas wilayah negara, melainkan beranda depan yang mencerminkan wajah bangsa serta menjadi jembatan persahabatan dan kerja sama antarnegara,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Komjen Pol. Makhruzi juga menyampaikan apresiasi kepada para duta besar dan perwakilan negara sahabat yang hadir. Ia berharap semangat persahabatan yang terjalin dapat terus dibawa dalam forum-forum dialog dan perundingan guna mendorong penyelesaian isu-isu perbatasan secara konstruktif dan saling menguntungkan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
