
Kepala Biro Operasi Polda Jabar Kombes Polisi Areis La Ode Aries El Fathar. (Ilham Nugraha/Antara)
JawaPos.com–Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) memberikan klarifikasi terkait informasi mengenai 108 orang hilang dalam bencana longsor di Kampung Babakan RT 05 RW 11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1).
Kepala Biro Operasi Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Areis La Ode Aries El Fathar menegaskan, angka 108 bukan jumlah korban hilang. Melainkan jumlah masyarakat yang datang ke pos Disaster Victim Identification (DVI) untuk keperluan ante-mortem.
”Satu korban dapat diwakili dua hingga tiga orang keluarga yang datang melapor. Oleh karena itu, jumlah pelapor tidak bisa dijadikan acuan jumlah korban hilang,” ujar Areis La Ode Aries El Fathar seperti dilansir dari Antara.
Dia menambahkan, pihak kepolisian tetap menerima masyarakat yang datang melapor meskipun tanpa membawa KTP atau KK.
Terkait proses identifikasi korban, Areis menyampaikan, sebanyak 20 kantong jenazah telah berhasil diidentifikasi sejak hari pertama bencana terjadi hingga Senin (26/1) pukul 18.30 WIB. Saat ini, terdapat 38 kantong jenazah di Puskesmas dengan 18 kantong jenazah masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI.
”Proses identifikasi masih terus berjalan dan akan dilanjutkan kembali,” jelas Areis La Ode Aries El Fathar.
Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Bandung Ade Dian Permana mengungkapkan, setelah menyerahkan 38 kantong jenazah kepada tim DVI Polri, timnya terus melakukan pencarian terhadap puluhan warga lainnya yang masih diduga tertimbun.
”Jadi, total temuan pada hari pertama sampai hari ketiga itu 38 kantong jenazah,” terang Ade.
Dia menegaskan, data korban yang hilang bersifat dinamis sehingga ada memungkinkan terjadinya penambahan atau pengurangan jumlah, sesuai dengan laporan terkini.
Hingga saat ini, pihaknya masih menggunakan istilah evakuasi kantong jenazah karena tidak semua kantong jenazah dalam keadaan utuh sehingga perlu diidentifikasi kembali identitasnya guna mencegah data ganda.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
