
Potret Gunung Semeru di hari keempat pasca erupsi, Sabtu (22/11). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Badan Geologi meningkatkan status Gunung Talang yang berada di wilayah Solok, Sumatera Barat (Sumbar) dari Level I atau Normal menjadi Level II (Waspada). Keputusan tersebut diambil setelah Badan Geologi melihat peningkatan aktivitas kegempaan yang berpusat di gunung tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Lana Saria menyampaikan bahwa aktivitas kegempaan Gunung Talang cukup signifikan. Keterangan tersebut disampaikan oleh Lana dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Rabu (10/12). Hasil pemantauan visual dan instrumental menunjukkan adanya ketidakstabilan kondisi vulkanik.
"Peningkatan ini didasarkan pada data gempa vulkanik dalam yang terus meningkat dan menunjukkan migrasi magma ke arah permukaan," terang dia.
Dikutip dari pemberitaan Padang Ekspres, Gunung Talang adalah salah satu gunung api aktif di Sumbar. Gunung tersebut terdiri atas 2 kerucut. Yakni Talang Jantan di bagian timur dan Talang Betina di sebelah barat. Kedua kerucut itu terpisah jarak sekitar satu kilometer.
Komplek gunung api tersebut berada pada zona aktif Sesar Besar Sumatera, versinya pada Segmen Sumani dan Segmen Suliti. Karena itu, sangat sensitif terhadap pemicu tektonik. Dilihat dari catatan historis, gunung tersebut pernah erupsi pada 2005. Erupsi itu dipicu oleh gempa bumi tektonik Mentawai.
Berdasar pantauan visual dari Pos Pengamatan Gunung Talang di Desa Lembang Jaya memang belum tampak perubahan drastis. Namun demikian, asap putih setinggi 10-75 meter terlihat di atas puncak. Dari data instrumental tercatat gempa vulkanik dalam terus meningkat sejak September 2024 hingga sepanjang 2025.
Peningkatan terbesar termonitor pada periode 1–9 Desember 2025 dengan jumlah total 101 kali vulkanik dalam. Kemudian terdeteksi pula gempa tektonik lokal dengan kekuatan 4,7 skala richter pada 10 Desember 2025 hingga terjadi lonjakan tajam: gempa vulkanik dalam sebanyak 227.
Melalui rekomendasi yang dikeluarkan oleh PVMBG, warga dan pengunjung dilarang mendekati area kawah dalam radius 2 kilometer dari Gunung Talang, termasuk Kawah Selatan dan Kawah Utama. Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi longsor di sekitar Kawah Selatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
