
Nani Puji Rahayu, Wali Murid Siswa SDN 01 Pagi, Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu/(Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com — Suasana halaman SDN 01 Pagi Pulau Kelapa riuh pada Kamis (4/12) pagi itu. Ratusan siswa berseragam merah putih berjejer sambil mengangkat tangan tinggi-tinggi, menyambut para relawan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendorong gerobak berisikan makan bergizi gratis (MBG).
Pemandangan itu seolah menjadi penanda bahwa program andalan Presiden Prabowo Subianto itu benar-benar hadir untuk mengisi keseharian mereka.
Di antara para orang tua yang merasakan manfaatnya, Nani Puji Rahayu atau kerap disapa Ayu, tampak lega saat menceritakan perubahan yang ia alami sejak MBG berjalan. Dengan senyum yang tak disembunyikan, ia menyebut bahwa program ini membuat dapur rumahnya “bernapas lebih santai”.
“Dampak MBG alhamdulillah, dengan adanya MBG saya juga lebih berhemat di rumah. Terus anak-anak juga yang tadinya bawa uang jajan sekian, lebih berkurang karena dengan adanya MBG,” tuturnya kepada Jawapos.com, Kamis (4/12).
Bagi Ayu, bukan hanya soal berhemat, tetapi tentang jaminan bahwa semua anak mendapatkan makanan yang layak setiap hari. Pulau kecil yang serba terbatas membuat akses pangan kadang menjadi tantangan, sehingga MBG terasa sebagai kehadiran yang berarti.
“Anak-anak jadi bisa setiap harinya mendapatkan makan siang, yang tadinya kan ada yang kurang mendapatkan,” ujarnya. “Dan di sini, di sekolahan alhamdulillah mendapatkannya setiap hari. Terus dampaknya makanannya juga bergizi. Ya terima kasihlah buat program ini, semoga berlanjut," jelasnya.
Ia juga menilai kualitas makanan dari SPPG Pulau Kelapa cukup mampu menunjang kebutuhan gizi harian anak-anak. “Ya alhamdulillah sih sedikit memenuhi, dan semoga ke depannya juga lebih baik lagi. Kualitasnya alhamdulillah lumayan berdampak bagus,” kata Bu Ayu. Selama program berjalan, ia hampir tak pernah menemukan kendala. “Insyaallah enggak ada,” tambahnya singkat.
Wali murid lain, Masupa, juga mengaku mengalami hal serupa. Baginya, setiap kotak makan yang diterima anaknya adalah simbol kekhawatiran yang hilang.
“Alhamdulillah program MBG dari Pak Prabowo alhamdulillah sangat membantu kita, mengurangi uang jajan anak,” katanya.
Dari sisi kesehatan, ia juga melihat perubahan. Anak-anak jadi lebih arif untuk tidak jajan sembarangan. “Ya anak-anak enggak jajan sembarangan di luar ya karena udah dapat makan bergizi gratis, sehat bergizi, dan enggak gampang sakit perut juga,” ucapnya.
Sebagai orang tua, Masupa berharap keberlanjutan program ini dapat menjadi komitmen jangka panjang. “Kalau bisa program MBG terus berlanjut. Makanannya kalau bisa ya lebih ini lagi lah. Lebih bergizi buat anak-anak,” tuturnya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
