
Proses pencarian korban terdampak bencana di Batang Toru, Sumut, menggunakan anjing pelcakan K9 milik Polri. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Peninjauan udara dan darat yang dilakukan oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di daerah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, Sumatera Utara (Sumut), mendapati temuan mengejutkan. Ada bukaan lahan yang dilakukan secara masif untuk berbagai kegiatan tambang, sawit, PLTA, dan tanaman industri. Untuk itu, Faisol meminta evaluasi menyeluruh.
Perintah tersebut ditegaskan oleh Hanif pasca terjadinya banjir bandang dan longsor di Sumut beberapa waktu lalu. Bencana alam yang berlangsung bersamaan dengan banjir bandang dan longsor di Aceh dan Sumatera Barat (Sumbar) itu turut menghanyutkan sejumlah kayu gelondongan. Karena itu, muncul dugaan terjadi aktivitas ilegal.
”Pemulihan lingkungan harus dilihat sebagai satu kesatuan lanskap. Kami akan menghitung kerusakan, menilai aspek hukum, dan tidak menutup kemungkinan adanya proses pidana jika ditemukan pelanggaran yang memperparah bencana,” kata Hanif.
Menurut dia, Kementerian Lingkungan Hidup akan memperketat verifikasi persetujuan lingkungan dan kesesuaian tata ruang untuk seluruh kegiatan di lereng curam, hulu DAS, dan alur sungai. Dia menegaskan bahwa, proses penegakan hukum akan ditempuh apabila ditemukan pelanggaran yang menambah risiko bencana.
”Kami tidak akan ragu menindak tegas setiap pelanggaran. Penegakan hukum lingkungan adalah instrumen utama untuk melindungi masyarakat dari bencana yang bisa dicegah,” imbuhnya.
Kementerian Lingkungan Hidup memastikan, verifikasi lapangan akan terus dilakukan terhadap perusahaan lain yang terindikasi memberi kontribusi signifikan terhadap tekanan lingkungan di Sumatera. Dia mengungkapkan bahwa pemerintah berkomitmen menjadikan penegakan hukum lingkungan sebagai fondasi utama dalam mencegah bencana ekologis.
Langkah tegas sudah diambil oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Mulai hari ini (6/12), seluruh perusahaan yang berada di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, Sumut harus stop operasi. Keputusan itu diambil setelah Hanif dan jajarannya melakukan inspeksi udara dan inspeksi darat di daerah hulu DAS Batang Toru dan Garoga.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
