
salah satu dampak banjir bandang di Sumatera Barat. Kayu-kayu berserakan, memunculkan dugaan pembalakan liar. (BNPB)
JawaPos.com - Satuan Tugas Penerbitan Kawasan Hutan (PKH) diterjunkan ke sejumlah wilayah di Sumatera untuk menelusuri dugaan pembabatan hutan secara ilegal. Sebab, penebangan pohon secara liar itu diduga menjadi salah satu penyebab bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
“Tim Satgas PKH sudah bergerak mendatangi beberapa lokasi yang diduga terdapat aktivitas yang merusak lingkungan sehingga menyebabkan rusaknya ekosistem,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung), Anang Supriatna, di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (5/12).
Anang menjelaskan, Satgas PKH tengah mengumpulkan bukti-bukti terkait praktik pembabatan liar di hutan Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Ia mengungkapkan, tim sudah berada di lapangan sejak Kamis, namun belum dapat merinci temuan yang telah dikumpulkan.
“Mereka sudah bergerak sejak kemarin di tiga wilayah tersebut Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” ucap Anang.
Meski demikian, Anang tidak membeberkan secara rinci terkait lokasi yang disambangi Satgas PKH. Namun, Anang menegaskan Kejagung tidak akan ragu memproses hukum pihak mana pun jika terbukti penebangan hutan ilegal berperan dalam memperparah bencana.
“Ini khusus terkait kawasan hutan yang rusak. Apakah di sana ada kegiatan tambang atau hal lain, semuanya sedang didalami,” tegasnya.
Lebih lanjut, Anang menekankan bahwa Satgas PKH juga memprioritaskan penelusuran terhadap penyebab kerusakan hutan, termasuk asal-usul kayu gelondongan yang ikut menghantam permukiman warga saat bencana terjadi.
“Apakah kerusakan ini akibat aktivitas tertentu, apakah terkait tambang, atau kayu gelondongan yang terbawa arus, semuanya akan ditelusuri. Yang jelas, tim PKH sudah bergerak,” pungkasnya.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
