Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Desember 2025, 21.59 WIB

Daftar Jalan Rusak Akibat Banjir Bandang dan Longsor di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh

Foto udara pegunungan pasca longsor dan banjir Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025). (Biro Setpres) - Image

Foto udara pegunungan pasca longsor dan banjir Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025). (Biro Setpres)

JawaPos.com - Sejumlah bencana seperti banjir bandang hingga tanah longsor yang dipicu hujan intensitas tinggi melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Hal ini menimbulkan sejumlah kerusakan, salah satunya beberapa jalan utama ikut putus dan tak bisa dilalui.

Bahkan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa sejumlah akses pada jalan utama di Sumatra Utara hingga Sumatera Barat terganggu. Sebab, material longsor dan limpasan banjir menutup sejumlah ruas jalan.

Tentunya kondisi ini mempersulit pengiriman bantuan, distribusi logistik, hingga evakuasi korban. Berikut sejumlah jalan yang mengalami kerusakan oleh bencana di Pulau Sumatra!

Sumatra Utara

Sejumlah akses jalan di Sumatra Utara dilaporkan mengalami kerusakan dan terputus:

Jalur nasional Padang Sidempuan–Sibolga terhambat di satu lokasi akibat longsor.

Jalur Sipirok–Medan putus di dua titik.

Ruas Singkuang–Tabuyung di Mandailing Natal tidak dapat dilalui karena banjir dan longsor.

Ruas Bulu Soma–Sopotinjak di Mandailing Natal juga sepenuhnya tertutup.

Kondisi tersebut membuat pengiriman bantuan hanya dapat dilakukan melalui jalur udara serta memerlukan dukungan alat berat untuk menjangkau lokasi terdampak.

Aceh

Di wilayah Aceh, kerusakan infrastruktur menyebabkan sejumlah kawasan benar-benar terisolasi karena akses darat terputus. Beberapa jalan dan jembatan penting mengalami kerusakan berat.

Ruas yang terdampak antara lain:

Jalur nasional di perbatasan Sumut–Aceh terputus akibat longsor.

Jembatan utama di Meureudu mengalami kerusakan sehingga memutus hubungan jalur Banda Aceh–Lhokseumawe–Aceh Timur–Langsa–Aceh Tamiang.

Wilayah Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Bener Meriah tidak dapat dijangkau melalui darat karena kerusakan menyeluruh pada jalan nasional serta jembatan.

Dengan kondisi tersebut, akses udara menjadi satu-satunya jalur yang tetap dapat digunakan, terutama melalui Bandara Perintis Gayo Lues dan Bandara Rembele di Bener Meriah.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore