Ilustrasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sosial PKH (Program Keluarga Harapan). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
JawaPos.com-- Bantuan sosial (bansos) merupakan program penting dari pemerintah dalam bentuk pemberian uang, barang, atau jasa kepada masyarakat yang membutuhkan untuk melindungi hak dasar dan martabat mereka sebagai manusia.
Bansos bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, mengurangi kemiskinan, dan membantu memenuhi kebutuhan dasar dalam menghadapi situasi sulit akibat inflasi dan sejenisnya.
Di tahun 2026, terdapat sejumlah program bansos yang akan tetap dilanjutkan oleh pemerintah karena manfaatnya dirasakan secara masyarakat.
Sejumlah program bansos yang dilanjutkan di 2026 antara lain:
1. Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan ini diberikan kepada keluarga sangat miskin/rentan.
2. Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Bantuan ini biasanya dalam bentuk sembako atau pangan.
3. Program Indonesia Pintar (PIP). Ini adalah bantuan pendidikan buat para pelajar dari keluarga kurang mampu.
4. Program KIP Kuliah. Bantuan ini khusus bagi mereka yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
5. Program PBI JKN. Ini bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional khusus untuk kelompok masyarakat yang kurang mampu.
6. Program Rehabilitasi Sosial PMKS. Ini merupakan bantuan sosial untuk Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) untuk tujuan mengembalikan fungsi sosial mereka supaya dapat hidup layak dan bermartabat.
Selain itu, ada beberapa penyesuaian untuk program bansos di tahun 2026 meliputi sejumlah aspek penting yaitu:
1. Sistem data menjadi lebih terintegrasi. Data penerima bansos akan memakai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menggantikan penggunaan yang sebelumnya tersendiri-tersendiri seperti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
2. Digitalisasi penyaluran bansos. Sistem digitalisasi bansos nasional ditargetkan mulai berjalan di tahun 2026 supaya penyalurannya lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
3. Graduasi penerima. Untuk salah satu program PKH, rencana graduasi sejumlah keluarga penerima agar tidak terus-menerus hanya menerima bantuan, melainkan diarahkan ke pemberdayaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022