
Suasana SDS Bina Pusaka, Koja, Jakarta Utara/(Dimas Choirul/Jawapos.com).
JawaPos.com – Suasana riang belajar di SDS Bina Pusaka, Koja, Jakarta Utara, sempat terusik oleh kabar miring. Isu adanya siswa keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) sempat menghebohkan lingkungan sekolah. Kabar tersebut tersiar sekitar dua minggu lalu.
Kepala SDS Bina Pusaka, Heni Damayanti, menegaskan bahwa kabar itu hanyalah hoaks. Heni lalu menceritakan bagaimana berita bohong itu sampai ke telinganya.
“Isu dan hoaks itu kemarin menggemparkan kita. Ditelepon sama bu RW, ditelepon sama babinsa katanya ‘bu emang bener katanya SDS Bina Pusaka keracunan?’ ‘Alhamdulillah enggak pak,’ kata saya. Mungkin ada pihak-pihak yang menyeranglah, entah itu enggak suka dengan sekolahannya atau mungkin persaingan catering, kita enggak tahu,” ungkapnya saat dikonfirmasi Jawapos.com.
Tak berhenti di situ, pekan berikutnya Heni kembali ditelepon oleh aparat. “Minggu kemarin saya ditelepon lagi sama kepolisian katanya ‘bu saya Pak Irfan dari ini katanya cuman mau memastikan emang bener katanya Bina Pusaka ada keracunan?’ saya bilang ‘enggak ada pak Alhamdulillah jangan sampai.’ Jadi isu-isu yang negatif itu masih terus padahal enggak ada Alhamdulillah,” ujarnya.
Kepala SDS Bina Pusaka, Heni Damayanti/(Dimas Choirul/Jawapos.com).
Orang Tua Sempat Cemas
Meski kabar tersebut tidak benar, dampaknya terasa di lingkungan sekolah. Beberapa orang tua murid sempat cemas dan memilih membekali anak mereka makanan dari rumah.
“Alhamdulillah sih alergi enggak ada. Cuman karena isu-isu tadi MBG keracunan jadi orang tua yang takut, akhirnya mereka ngebekelin ganda… karena takut MBG ya itu beracun. Terus kata guru-guru informasikan itu hoaks, pokoknya aman lah kita,” tutur Heni.
Sekolah bersama guru kemudian menenangkan orang tua, memastikan program MBG aman. “Akhirnya ya hari itu karena lagi booming isu-isu kayak gitu yaudahlah besoknya ditekankan enggak usah takut ini udah aman,” tambahnya.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Koja 1, Muhamad Zainal Abidin/(Dimas Choirul/Jawapos.com).
Standar Ketat dari SPPG
Terpisah, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Koja 1, Muhamad Zainal Abidin mengaku akan menyelidiki lebih lanjut sumber kabar hoaks tersebut.
“Saya dapat laporan ketika tadi saya ke sekolah bahwa dari kepala sekolah itu mengeluarkan statement adanya oknum-oknum tertentu yang memberikan hoaks dan fitnah terhadap SPPG. Nah, untuk saat ini kami akan langsung berkoordinasi terhadap kepolisian serta Babinsa untuk menindaklanjuti sebenarnya hoaksnya itu seperti apa,” ujarnya.
Zainal menegaskan bahwa pengolahan makanan di dapurnya dijalankan sesuai standar operasional prosedur dari Badan Gizi Nasional (BGN). “Seperti mengenai adanya sistem pengantaran makanan yang tidak boleh melewati dari golden time waktu, yaitu selama 4 jam. Lalu juga kita di sini sangat menjaga kualitas bahan makanan dengan menggunakan 2 kali metode pemasakan untuk sekolah siang," kata Kepala SPPG Koja 1, Muhamad Zainal Abidin.
Dengan metode itu, kata Zainal, kualitas makanan tetap terjaga hingga sampai ke siswa. Saat ini SPPG Koja 1 melayani 10 sekolah dengan total distribusi 3.448 porsi per hari.
Waspada Hoaks MBG
Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah gencar meluruskan berbagai informasi negatif dan menyesatkan tentang program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beredar di media sosial (medsos). Kemkomdigi pun meminta masyarakat tidak percaya begitu saja mengenai isu negatif MBG yang banyak beredar di medsos.
"Kita sedang berhadapan dengan konten media sosial yang seringkali tidak mengedepankan prinsip jurnalistik. Banyak informasi tentang MBG yang beredar justru misleading dan tidak sesuai fakta lapangan," tegas Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dalam acara Silaturahmi dengan Para Pemimpin Redaksi Media di Jakarta, Kamis (22/5/2025).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
