
Akun Big Alpha menyampaikan klarifikasi atas unggahannya soal diaspora Glory Lamria. (Instagram @bigalphaid)
JawaPos.com – Akun Instagram Big Alpha menyampaikan permintaan maaf kepada publik. Hal ini berkaitan dengan unggahannya tentang mahasiswi Indonesia di Amerika Serikat, Glory Lamria yang disebut mendapat fasilitas dari pemerintah karena melakukan wawancara tentang kedatangan Presiden Prabowo Subianto.
Big Alpha mengakui ada kesalahan dalam unggahan buatannya. Oleh karena itu menyampaikan permintaan maaf yang disertai penarikan konten sebelumnya.
“Beberapa waktu lalu, Big Alpha pernah mempublikasikan konten terkait topik ‘Rate Aman Hotel.’ Setelah melakukan peninjauan lebih lanjut dan menerima masukan dari berbagai pihak, kami menyadari terdapat ketidakakuratan dalam penyajian konten tersebut. Konten tersebut telah kami tarik, dan kami memohon maaf telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi beberapa pihak, khususnya Glory Lamria,” tulis Big Alpha di akun Instagram resminya, Senin (29/9).
Big Alpha menyampaikan apresiasi atas kritik yang disampaikan publik. Big Alpha berkomitmen melakukan perbaikan agar peristiwa serupa tidak terulang.
“Terima kasih atas kritik dan saran yang masuk untuk kami. We are listening and humbled," tulis Big Alpha.
Unggahan Big Alpha ini pun menuai banyak reaksi dari warganet. Tindakan Big Alpha disesalkan karena telah merugian Glory Lamria.
“Kasus Glory ini @bigalphaid terlalu fomo gak nunggu dulu klarifikasi apa benar atau salah. Alhasil mba Glory dibuli bahkan diancam mau di bunh di media sosialnya. Sangat merugikan," tulis akun @saholudinn.
“Orang yang anda goreng sampe dapat ancaman pembunuhan lho," cuit akun @dhinisastroatmodjo.
Sebelumnya, mahasiswi Columbia University asal Indonesia, Glory Lamria membantah wawancaranya saat kedatangan Presiden Prabowo Subianto di New York, Amerika Serikat bagian dari rekayasa. Dia menegaskan kabar yang beredar di media sosial tidak benar.
Glory mengaku tidak ada arahan dari pihak pemerintah Indonesia untuk melakukan wawancara dengan para wartawan. Peristiwa ini terjadi spontan atas permintaan jurnalis di lokasi.
"Tidak ada briefing. Pernyataan saya sepenuhnya pendapat pribadi, tidak mewakili pemerintah maupun pihak mana pun,” kata Glory seperti dikutip dari akun Instagram @bigalphaid, Kamis (25/9).
Selain itu, Glory membantah menikmati fasilitas hotel gratis dari pemerintah Indonesia. Seluruh kegiatan yang dilakukannya berasal dari kantong pribadi.
“Foto yang beredar berasal dari akun Instagram pribadi saya dan tidak ada hubungannya dengan agenda pemerintah. Sampai saat ini, saya tidak pernah menerima satu rupiah pun uang maupun fasilitas menginap sebagaimana diberitakan,” jelasnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
