Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 September 2025 | 20.41 WIB

Unggah Konten Wawancara Diaspora Glory Lamria Setingan, Akun Big Alpha Minta Maaf, Akui Buat Kesalahan

Akun Big Alpha menyampaikan klarifikasi atas unggahannya soal diaspora Glory Lamria. (Instagram @bigalphaid) - Image

Akun Big Alpha menyampaikan klarifikasi atas unggahannya soal diaspora Glory Lamria. (Instagram @bigalphaid)

JawaPos.com – Akun Instagram Big Alpha menyampaikan permintaan maaf kepada publik. Hal ini berkaitan dengan unggahannya tentang mahasiswi Indonesia di Amerika Serikat, Glory Lamria yang disebut mendapat fasilitas dari pemerintah karena melakukan wawancara tentang kedatangan Presiden Prabowo Subianto.

Big Alpha mengakui ada kesalahan dalam unggahan buatannya. Oleh karena itu menyampaikan permintaan maaf yang disertai penarikan konten sebelumnya.

“Beberapa waktu lalu, Big Alpha pernah mempublikasikan konten terkait topik ‘Rate Aman Hotel.’ Setelah melakukan peninjauan lebih lanjut dan menerima masukan dari berbagai pihak, kami menyadari terdapat ketidakakuratan dalam penyajian konten tersebut. Konten tersebut telah kami tarik, dan kami memohon maaf telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi beberapa pihak, khususnya Glory Lamria,” tulis Big Alpha di akun Instagram resminya, Senin (29/9).

Big Alpha menyampaikan apresiasi atas kritik yang disampaikan publik. Big Alpha berkomitmen melakukan perbaikan agar peristiwa serupa tidak terulang.

“Terima kasih atas kritik dan saran yang masuk untuk kami. We are listening and humbled," tulis Big Alpha.

Unggahan Big Alpha ini pun menuai banyak reaksi dari warganet. Tindakan Big Alpha disesalkan karena telah merugian Glory Lamria.

“Kasus Glory ini @bigalphaid terlalu fomo gak nunggu dulu klarifikasi apa benar atau salah. Alhasil mba Glory dibuli bahkan diancam mau di bunh di media sosialnya. Sangat merugikan," tulis akun @saholudinn.

“Orang yang anda goreng sampe dapat ancaman pembunuhan lho," cuit akun @dhinisastroatmodjo.

Sebelumnya, mahasiswi Columbia University asal Indonesia, Glory Lamria membantah wawancaranya saat kedatangan Presiden Prabowo Subianto di New York, Amerika Serikat bagian dari rekayasa. Dia menegaskan kabar yang beredar di media sosial tidak benar.

Glory mengaku tidak ada arahan dari pihak pemerintah Indonesia untuk melakukan wawancara dengan para wartawan. Peristiwa ini terjadi spontan atas permintaan jurnalis di lokasi.

"Tidak ada briefing. Pernyataan saya sepenuhnya pendapat pribadi, tidak mewakili pemerintah maupun pihak mana pun,” kata Glory seperti dikutip dari akun Instagram @bigalphaid, Kamis (25/9). 

Selain itu, Glory membantah menikmati fasilitas hotel gratis dari pemerintah Indonesia. Seluruh kegiatan yang dilakukannya berasal dari kantong pribadi.

“Foto yang beredar berasal dari akun Instagram pribadi saya dan tidak ada hubungannya dengan agenda pemerintah. Sampai saat ini, saya tidak pernah menerima satu rupiah pun uang maupun fasilitas menginap sebagaimana diberitakan,” jelasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore