Menko Pangan Zulhas saat meninjau Kelompok Tani Kosagrha Lestari di Kecamatan Rungkut, Surabaya, Senin (10/2). (Ahmad Khusaini/Jawapos)
JawaPos.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam penyampaian pidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80. Kehadiran Indonesia di forum tersebut disebutnya memiliki makna penting bagi posisi bangsa di kancah global.
“Ini momentum bersejarah dan Indonesia kembali tampil di level tertinggi forum PBB. Saya merasa terhormat menjadi bagian dari delegasi menteri yang mendampingi langsung Presiden Prabowo,” ujar Zulhas dalam keterangannya, Rabu (24/9).
Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi pidato Presiden yang menegaskan posisi Indonesia sebagai negara berkomitmen pada perdamaian dunia, ketahanan pangan global, serta kerja sama internasional yang adil.
“Pidato Presiden Prabowo sangat kuat dan visioner. Beliau menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi bagian dari solusi tantangan global, mulai dari krisis pangan, perubahan iklim, hingga perdamaian dunia. Sebagai Menko Pangan, saya bangga melihat bagaimana kepemimpinan Indonesia diapresiasi dunia,” tegasnya.
Zulhas menilai, Presiden juga menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang mendorong reformasi tata kelola dunia yang lebih adil dan inklusif. Tak hanya itu, pidato tersebut meneguhkan Indonesia sebagai pelopor ketahanan pangan dunia.
“Pesan Presiden sejalan dengan agenda Pangan Berdaulat sesuai Asta Cita yang terus pemerintah dorong. Dunia harus bekerja sama agar setiap negara punya akses adil terhadap pangan,” jelasnya.
Untuk diketahui, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Markas Besar PBB, New York, pada Selasa, 23 September 2025, pukul 09.00 waktu setempat atau pukul 20.00 WIB.
Menurut keterangan tertulis Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Presiden Prabowo akan berbicara pada urutan ketiga setelah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kehadiran ini menandai salah satu agenda utama dalam rangkaian kunjungan kerja Presiden ke Amerika Serikat.
Sidang Majelis Umum tahun ini dipandang sebagai momentum penting bagi Indonesia untuk kembali menegaskan peran aktifnya di forum multilateral tertinggi dunia. Hal ini juga menegaskan bahwa Indonesia membawa misi besar dalam Sidang Majelis Umum PBB tahun ini, yakni menguatkan posisi sebagai pemimpin Global South yang konsisten mendorong agenda reformasi tata kelola dunia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022